Pemerintahan

Pemkab Tingkatkan Peran APIP untuk Tekan Korupsi di Paser

Pemkab Tingkatkan Peran APIP untuk Tekan Korupsi di Paser
Pemkab Tingkatkan Peran APIP untuk Tekan Korupsi di Paser

BALIKPAPAN - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan hal yang dihadapi  dalam rangka upaya pencegahan korupsi  pada Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur di Balikpapan, Rabu (10/9/25).

Acara yang dibuka Gubernur Kalimantan Timur Rudi Masud ini menjadi forum strategis bagi kepala daerah untuk memaparkan tantangan nyata di lapangan.


Dalam paparannya, Bupati Fahmi secara terbuka mengidentifikasi beberapa titik rawan korupsi di wilayahnya. Salah satunya terkait penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Menurut Bupati saat ini APIP yang tersedia di Inspektorat  hanya 45 orang, sedangkan idealnnya dalam melaksanakan pengawasan intern terhadap kinerja dibutuhkan 126 tenaga APIP," saat ini APIP yang tersedia di Inspektorat hanya 45 orang sehingga jika dilihat dari beban kerjanya  tentunya 45 orang ini sangat luar biasa dalam menjalankan Monitoring Center for Prevention," terang Bupati. Untuk itu Bupati minta disoundingkan  dengan Kementrian PAN-RB dan BKN untuk formasi CPNS sebagai auditor dalam rangka menambah tenaga APIP.


Lebih lanjut Bupati juga menjelaskan mengenai penyeleseian pendataan dan pengamanan lahan di Paser yang mana kewenangannya bukan pada Pemkab Paser, "selain itu juga terkait pengelolaan BMD khususnya terkait  lahan, di ATR/BPN Daerah kami Tahun 2022 telah menyelesaikan 710 sertifikat dan masih ada yang belum bersertifkat 1.068 bidang tanah, kami ingin cepat-cepat menyelesaikan terkait pendataan pengelolaan dalam rangka pengamanan aset lahan Pemkab Paser akan tetapi kewenangannya bukan  di kami" kata Bupati Fahmi.

Kemudian Bupati juga menyampaikan Daerah dituntut untuk mengangkat PAD sedangkan mengenai ijin perkebunan Sawit masih ditemukan ijin yang sudah mati, "dari Pemkab memberikan teguran akan tetapi malah digugat balik di Pengadilan sehingga Pemkab yang dirugikan", pungkas Bupati. (Prokopim)

Berita Lainnya

Kasus Covid Muncul, Wabup Masitah Minta Kesiapan Seluruh Jajaran Terkait

Kasus Covid Muncul, Wabup Masitah Minta Kesiapan Seluruh Jajaran Terkait

TANA PASER- Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf, Jumat (28/01/2022) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).Selain evaluasi  PPKM, juga terkait penanggulangan covid-19 di Kabupat...
Baca ....
Wabup Masitah: Ini Pelung Besar kita Menjual Wisata Seiring  IKN

Wabup Masitah: Ini Pelung Besar kita Menjual Wisata Seiring IKN

TANA PASER- Meski digelar secara sederhana. Artinya tidak ada yang istimewa dilokasi kegiatan, namun sebagai wujud dukungan, Wabup Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf hadir untuk membuka balap ketinting di  Gg Bersama Desa Tanah Periuk Kecamatan Tanah...
Baca ....
Pantau Perkembangan Taruna Asal Paser, Bupati Lakukan Monev Ke Poltek  Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Pantau Perkembangan Taruna Asal Paser, Bupati Lakukan Monev Ke Poltek Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi perkembangan belajar taruna asal Kabupaten Paser yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, S...
Baca ....
Pertumbuhan Ekonomi Paser Triwulan I 2026 Capai 3,65 %

Pertumbuhan Ekonomi Paser Triwulan I 2026 Capai 3,65 %

TANA PASER - Pada triwulan 1 tahun 2026 Kabupaten Paser mengalami pertumbuhan ekonomi secara year on year sebesar 3,65%. Pertumbuhan ini secara umum didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi karena momen hari besar keagamaan nasional, penyelenggara...
Baca ....