Pembangunan

Paser Optimis Raih Adipura Kencana

Paser Optimis Raih Adipura Kencana
Paser Optimis Raih Adipura Kencana
Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyatakan kesiapannya untuk mengikuti penilaian Adipura Kencana pada tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli usai mengikuti kegiatan Arahan dari Menteri Lingkungan Hidup, "kami siap untuk mengikuti penilaian Adipura Kencana 2025 ini dan kami juga optimis akan meraih penghargaan tersebut," kata Bupati Fahmi. Senin, (04/08/2025).

Penilaian yang dimulai pada bulan Agustus hingga Desember 2025, mengusung konsep baru yang menekankan pada pengelolaan sampah dari hulu hingga tempat pembuangan akhir (TPA). Konsep baru Adipura ini selaras dengan program pengelolaan sampah yang sudah berjalan di Paser. Pemkab Paser sudah mengambil langkah maju dengan mengoperasikan dua TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) yakni di Desa Janju dan Desa Songka. TPST ini berfungsi untuk memilah sampah organik dan anorganik.

Sampah anorganik diolah menjadi RDF (Refuse-Derived Fuel), yaitu bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil yang memiliki nilai ekonomi tinggi. RDF ini dapat digunakan oleh berbagai industri, seperti industri semen. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup yang fokus pada pengelolaan sampah melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) dan TPST. 
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser, Achmad Safari, S.P., M.Si., menegaskan arahan dari Bupati Fahmi, "arahan Bapak Bupati tentang pengelolaan sampah di Paser selaras dengan apa yang disosialisasikan Pak Menteri. Pemkab Paser sudah selangkah lebih maju, dan ini menjadi bekal kuat bagi kita dalam penilaian Adipura Kencana tahun ini," jelasnya.

Saat ini, Pemkab Paser sudah mengikuti Konsep Piramida Terbalik dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah dengan menerapkan beberapa hal diantaranya, mengurangi belanja kemasan, gaya hidup guna ulang, daur ulang sampah anorganik, membuat sampah menjadi bahan bakar dan terakhir controlled  landfill atau sistem pembuangan sampah yang merupakan perbaikan atau peningkatan dari sistem open dumping. (Prokopim)

Berita Lainnya

Gus Menteri Setuju Pelepasan HPL Menjadi APL

Gus Menteri Setuju Pelepasan HPL Menjadi APL

Jakarta - Perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Paser untuk pelepasan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi akhirnya membuahkan hasil. Setelah kurang lebih dua tahun, berkoordinasi bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) da...
Baca ....
Pj Gubernur Kaltim dan Bupati Paser Naik Trail ke Gunung Boga

Pj Gubernur Kaltim dan Bupati Paser Naik Trail ke Gunung Boga

TANA PASER - Penanaman 2000 pohon pinus di Gunung Boga menandai berakhirnya rangkaian peringatan ulang tahun ke-64 Kabupaten Paser. Pj Gubernur Kalimantan Timur dan Bupati Paser datang masing-masing naik motor trail.Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan...
Baca ....
Apel Gabungan, Persiapan Menyambut Malam Takbiran dan Idul Adha 1445 H

Apel Gabungan, Persiapan Menyambut Malam Takbiran dan Idul Adha 1445 H

TANA PASER - Dalam menyambut malam takbiran dan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah,Polres Paser melaksanakan Kesiapan Apel gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Paser Yusep Dwi Prastiya.,S.H.,S.I.K.,M.H sebagai Inspektur Apel,yang dilaksanakan Halaman...
Baca ....
Pastikan Kesiapan Venue Pada PORPROV III KORPRI Bupati Paser Didampingi Sekda dan Tim Disporapar Lakukan Pengecekan Lapangan

Pastikan Kesiapan Venue Pada PORPROV III KORPRI Bupati Paser Didampingi Sekda dan Tim Disporapar Lakukan Pengecekan Lapangan

TANA PASER – Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si dan Tim dari Disporapar  melakukan kunjungan langsung ke sejumlah venue yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPR...
Baca ....