Berita Kaltim

Paser Menuju Kawasan Tanpa Kumuh, Lirik Penerapan Kotaku di Wilayah Bandung

Paser Menuju Kawasan Tanpa Kumuh, Lirik Penerapan Kotaku di Wilayah Bandung
Paser Menuju Kawasan Tanpa Kumuh, Lirik Penerapan Kotaku di Wilayah Bandung

Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tengah berupaya mengentaskan kawasan pemukiman kumuh yang merata hingga mencakup seluruh Kecamatan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk implementasi dari satu diantara beberapa misi Kabupaten Paser.

Misi yang dimaksud yakni, untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah melalui peningkatan aksebilitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Merujuk pada Surat Keputusan Bupati Paser Nomor 653/KEP-116/2021 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh kawasan perkotaan, menadai bahwa Pemkab Paser tengah berupaya mengatur kawasan yang bersih dari kumuh.

Sejauh ini dalam tiga tahun terakhir, indikator penanganan kawasan kumuh presentasenya terbilang meningkat, satu diantaranya capian akses air minum.

"Pada tahun 2020 sebesar 66,88 persen, 2021 sebesar 70,14 persen, 2023 sebesar 83,94 persen," ungkap Bupati Paser, Fahmi Fadli, Selasa (12/9/2023).

Sebagai bentuk percontohan penerapan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Pemkab Paser melirik wilayah Kabupaten Bandung untuk melakukan orientasi agar dapat dipelajari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Program Kotaku sangat penting bagi Kabupaten Paser untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pelaksanaan di Kabupaten Bandung," terangnya.

Orientasi di Kabupaten Bandung bakal dilaksanakan pada Rabu 13 September 2023 dengan pembahasan mengenai program Kotaku.

Sekedar Informasi, Luasan kawasan pemukiman kumuh di Kabupaten Paser berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 654/KEP-116/2021 sebesar 224,52 hektare (Ha). 

Lebih rinci dari 10 Kecamatan, antara lain, Batu Sopang seluas 20,46 Ha, Muara Komam 11,91 Ha, Kuaro 7,72 Ha, Long Ikis 12,5 Ha, Long Kali 21,6 Ha, Tanah Grogot 95,15 Ha, Pasir Belengkong 1 Ha, Batu Engau 24,48 Ha, Muara Samu 10,65 Ha, dan Tanjung Harapan 19,05 Ha. Dari luasan itu upaya pengurangan kawasan kumuh sampai pada 2022 mencapai 41,36 Ha. (Prokopim).

Berita Lainnya

Pemkab Paser Perjuangkan Ratusan Hektare Lahan di Jone Lepas Dari HPL

Pemkab Paser Perjuangkan Ratusan Hektare Lahan di Jone Lepas Dari HPL

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Paser melangsungkan kunjungan ke Direktorat Jendral (Ditjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Senin (20/5/2024).Kunjungan it...
Baca ....
HUT ke 34 PDAM Tirta Kandilo Paser, Asisten Ekbang:  Semoga lebih Berkomitmen Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

HUT ke 34 PDAM Tirta Kandilo Paser, Asisten Ekbang: Semoga lebih Berkomitmen Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

TANA PASER - Ratusan Pegawai Perumda Tirta Kandilo mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun ( HUT ) Ke- 34 yang dipimpin langsung Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser,Adi Maulana.,S.Sos.M.Si. bertempat di Halaman Kantor Perumda Tirta Kandilo,se...
Baca ....
Bupati Serahkan Bantuan Ke Warga Pasir Mayang

Bupati Serahkan Bantuan Ke Warga Pasir Mayang

TANA PASER - Bupati Paser Fahmi Fadli meninjau Desa Pasir Mayang Kecamatan Kuaro dalam agenda monitoring proyek infrastruktur APBD 2024.Dalam kunjungan ini, Bupati Fahmi menyerahkan banyak bantuan dari berbagai program Organisasi Perangkat Daerah (OP...
Baca ....
Sinergi Pemerintah Pusat Dan Daerah, Ciptakan Birokrasi Pemerintahan Yang Bersih

Sinergi Pemerintah Pusat Dan Daerah, Ciptakan Birokrasi Pemerintahan Yang Bersih

BALIKPAPAN - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Drs. Katsul Wijaya, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Wilayah Kalimantan Timur yang digelar di Ballroom Hotel Novotel  Balikpapan pada...
Baca ....