Berita Kaltim

Ikuti Berua Nondok Telion Penggawa dan Tuo Kampong Batu Butok, Wabup Masitah : Tradisi Paser yang harus dilestarikan

Ikuti Berua Nondok Telion Penggawa dan Tuo Kampong Batu Butok, Wabup Masitah : Tradisi Paser yang harus dilestarikan
Ikuti Berua Nondok Telion Penggawa dan Tuo Kampong Batu Butok, Wabup Masitah : Tradisi Paser yang harus dilestarikan

Muara Komam - Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf memghadiri Beroa Nondok Telion Penggawa dan Tuo Kampong Batu Botok (pembacaan doa arwah pemasangan batu nisan pemimpin suku besar paser dan sesepuh kampung batu botok) di Kecamatan Muara Komam, Senin (20/21).

Masitah mengatakan Pemerintah Kabupaten Paser sangat mendukung upaya-upaya pelestarian situs-situs sejarah seperti ini, pelestarian adat istiadat, dan juga seni budaya ini merupakan warisan buat anak cucu kita ke ndepan agar mereka mengetahui dan memahami budaya-budaya dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Paser.

“Dimasa pemerintahan pertama kami inikan lebih fokus pada inspratruktur dulu, dan menyusul nanti kami akan membenahi situs-situs sejarah yang ada di Kabupaten Paser, kita berupaya bagaimana situs-situs ini muncul bisa menjadi ikon Kabupaten Paser,” kata Masitah.

Masitah berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan dalam upaya menggali situs sejarah yang ada disetiap kecamatan sebagai pelestarian seni budaya, pelestarilan adat istiadat, dan diharapkan kegiatan ini terus berkesinambungan dilaksanakan di setiap kecamatan yang ada situs sejarahnya.

Kades Batu Botuk Arbain mengungkapkan didesa Batu Butok ini ada makam sesepuh kampung atau tokoh paser yang masuk situs sejarah Paser yang sudah tidak layak atau rusak, oleh karena itu kami ingin membangun kembali agar tidak hilang.

“Pemasangan nisan untuk empat orang tokoh Paser akan kita pasang setelah kegiatan ini selesai dan Insha Allah akan rampung pemasangannya hari ini,” tambah kades.

kegiatan ini telah direncakan kurang lebih dari satu tahun akan tetapi tahun ini baru teralisasi dikarenakan masih koordinasi dengan Dinas terkait yang membidangi cagar budaya.

“Tujuan kita ingin melestarikan kearifan lokal masyarakat Paser agar situs sejarah Paser mendapatkan perhatian maksimal dan tidak punah,” tutup Masitah.

Berita Lainnya

Paser Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Pertama di Kaltim

Paser Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Pertama di Kaltim

TANA PASER- Kabar gembira. Di tengah Pandemi Covid-19 yang menghantam berbagai sektor selama dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di kabupaten yang dipimpin dr Fahmi Fadli ini, mulai menunjukkan progres yang baik.Sesuai data pertumbuhan ekonomi ka...
Baca ....
Ideologi Pancasila Perlu Ditanamkan Sejak Dini

Ideologi Pancasila Perlu Ditanamkan Sejak Dini

Kuaro - "Ideologi Pancasila perlu ditanamkan sejak dini", kata Wakil Bupati Paser Hj.Syarifah Masitah Assegaf, S.H pada kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada seluruh pelajar di Kecamatan Kuaro, Rabu (26/7/23). Sosialis...
Baca ....
Ombusdman Sampaikan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Paser Capai Zona Hijau

Ombusdman Sampaikan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Paser Capai Zona Hijau

Tana Paser – Ombusdman RI menyampaikan hasil penilaian kepatuhan penyenggaraan pelayanan publik atau opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik Tahun 2023. Menurut Ketua Ombudsman RI Muhammad Najih terdapat peningkatan jumlah penyelenggara lay...
Baca ....
Rakorda 2023,Bupati  Apresiasi Pengelolaan Zakat Kabupaten Paser

Rakorda 2023,Bupati Apresiasi Pengelolaan Zakat Kabupaten Paser

TANA PASER- Badan Amal Zakat Kabupaten Paser melakukan Rapat Koordinasi Daerah Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) tahunan bertempat di Aula Kemeneg Kabupaten Paser,Rabu,(27/12/2023 ) pagi.Badan Amal Zakat ( BAZNAS ) merupakan Lembaga Pemerintah Non Struktu...
Baca ....