Pembangunan

Pemkab Paser dan Pemprov Kaltim Cari Jalan Tengah Terkait Perizinan Tambang Pasir

Pemkab Paser dan Pemprov Kaltim Cari Jalan Tengah Terkait Perizinan Tambang Pasir
Pemkab Paser dan Pemprov Kaltim Cari Jalan Tengah Terkait Perizinan Tambang Pasir
TANA PASER — Pemerintah Kabupaten Paser menggelar audiensi strategis bersama Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur untuk membahas kebuntuan perizinan tambang pasir sungai yang telah memicu gejolak di masyarakat sejak awal 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser. Junat, (07/08/2026).


Pertemuan ini bertujuan mencari solusi agar kebutuhan material pembangunan tidak terhambat, sekaligus memberikan kepastian bagi pengusaha lokal. Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos, menekankan bahwa bagi masyarakat, penambangan di DAS Kendilo bukan sekadar aktivitas ekonomi, "Bagi masyarakat Paser, aktivitas penambangan pasir di DAS Kendilo ini bukan sekadar bisnis, melainkan mata pencaharian yang sudah berlangsung secara turun-temurun. Ini adalah piring nasi mereka yang harus kita perjuangkan bersama," ujarnya.
Wabup Ikhwan juga menyoroti urgensi kelancaran proyek infrastruktur ke depan, "Jangan sampai pengerjaan multiyears pada tahun 2027 mendatang para penyedia pasir terkendala izinnya. Kebutuhan kita cukup banyak, salah satunya untuk pengecoran jalan sepanjang 230 kilometer," tambahnya.

Terkait prosedur perizinan yang memakan waktu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Kaltim, DR. H. Bambang Arwanto, A.P., M.Si, memberikan arahan mengenai skema yang lebih efisien, "Pertambangan MBLB memang memakan waktu yang lebih lama mengingat adanya kajian dampak lingkungan dan persyaratan teknis lainnya," jelas Bambang. Lebih lanjut, Bambang juga menyarankan solusi alternatif bagi masyarakat, "Untuk kebutuhan pembangunan, bisa menggunakan skema izin lain. Lebih ringkas menggunakan WPR atau Pertambangan Rakyat, dengan tujuan agar masyarakat adat bisa memanfaatkan sumber daya alam tersebut secara legal," terangnya.

Kekhawatiran mengenai dampak lingkungan juga menjadi poin penting yang disampaikan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Paser, Asnawi, S.T., M.Si., menurutnya, ijin pelaku usaha sangat krusial agar kondisi lingkungan bisa dapat terkendali, "Agar tidak merusak ekosistem air, jumlah PT atau CV penambang pasir perlu memperhatikan kondisi lingkungan," tegas Asnawi.
Salah satu hambatan utama yang disoroti dalam audiensi tersebut adalah ketidakselarasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) antara tingkat kabupaten dan provinsi. Dalam RTRW Provinsi Kaltim, fokus dan kebijakan tata ruang lebih menitikberatkan pada sektor pertanian. Sementara itu, RTRW Kabupaten Paser secara khusus mengatur dan membahas tata kelola wilayah sungai guna menunjang aktivitas masyarakat dan kebutuhan daerah.

​Ketidaksinkronan regulasi tata ruang ini berdampak langsung pada proses perizinan di lapangan, di mana pihak pusat melarang kabupaten mengeluarkan rekomendasi, namun di sisi lain pihak provinsi tetap membutuhkannya. Pemerintah daerah mendorong adanya peninjauan ulang dan sinkronisasi kebijakan tata ruang agar tidak membingungkan para pelaku usaha lokal.
Menutup pertemuan, Pemerintah Kabupaten Paser berharap agar proses perizinan ini dapat segera menemui titik terang. Harapannya, siapa pun yang nantinya memegang izin resmi, harus mampu berkomitmen menjaga kondusivitas dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta masyarakat di Kabupaten Paser. (Prokopim)

Berita Lainnya

Banjir Terparah Long Kali, Pemkab Paser Sudah Lakukan Upaya  Penanganan

Banjir Terparah Long Kali, Pemkab Paser Sudah Lakukan Upaya Penanganan

TANA PASER- Bupati Paser dr Fahmi Fadli menggelar  rapat penanganan banjir. Pertemuan tersebut dilaksanakan diruang rapat Sadurengas  Pemkab Paser, Kamis (7/10/2021.Pertemuan  yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Romif Arnadhi dan dihadiri Se...
Baca ....
Bupati Fahmi Harapkan BanKaltimtara Berikan Kontribusi Besar

Bupati Fahmi Harapkan BanKaltimtara Berikan Kontribusi Besar

TANA PASER- Bupati Paser dr Fahmi Fadli menghadiri  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan BanKaltimtara Tahun Buku 2021 di Hotel Anya Jakarta, Selasa (29/03/2022).Dari pertemuan  bersama Gubernur dan Bupati serta Walikota Kaltim dan Kaltara, Bupat...
Baca ....
Di Dusun Mului, Wagub Hadi dan Wabup Masitah Kompak dan Akrab Menyapa Warga

Di Dusun Mului, Wagub Hadi dan Wabup Masitah Kompak dan Akrab Menyapa Warga

Tana Paser - Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Dusun Mului Desa Swan Slutung Kecamatan Muara Komam Wakil Gubernur Kaltim H. Hadi Mulyadi bersama Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf berkeliling sambil bersilaturahmi mendatangi rumah wa...
Baca ....
Bupati Lantik 3092 P3K dan CPNS

Bupati Lantik 3092 P3K dan CPNS

TANA PASER- Bupati Paser dr.Fahmi Fadli melantik 3000 lebih  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K ) dan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS )  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser Formasi Tahun 2024, di depan halaman Kantor Bupati Paser...
Baca ....