Berita Kaltim

Pada Pelantikan 73 Kepala Desa Bupati Berharap Kepala Desa yang dilantik Memperhatikan Hasil Evaluasi Kemendagri dan Memahami Peraturan Perundang – Undangan

Pada Pelantikan 73 Kepala Desa Bupati Berharap Kepala Desa yang dilantik Memperhatikan Hasil Evaluasi Kemendagri dan  Memahami Peraturan Perundang – Undangan
Pada Pelantikan 73 Kepala Desa Bupati Berharap Kepala Desa yang dilantik Memperhatikan Hasil Evaluasi Kemendagri dan Memahami Peraturan Perundang – Undangan

Tana Paser – Pelantikan 72 Kepala Desa Terpilih dan 1 Kepala Desa Tajur Pengganti antar waktu  pada Jumat (3/2/2023) berlangsung di Awa Mangkuruku. Pada Pelantikan tersebut Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya mengatakan bahwa Bupati berharap para Kepala Desa  dapat memperhatikan hasil  evaluasi dari Kemendagri. “ Saya berharap agar para Kepala Desa dapat memperhatikan hasil evaluasi dari Kemendagri ini, Mari bersinergi bersama-sama pemerintah Kabupaten Paser untuk Meningkatkan Tata Kelola Pemerintah Yang Efektif dan Efisien melalui Pemerintahan Yang Profesional, Partisipatif dan Transparan, selaras dengan Visi Misi Paser MAS”, kata Bupati.

Beberapa hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, terkait penyelenggaraan pemerintahan Desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yaitu; Berdasarkan Pasal 26 ayat 4 huruf d, Kepala Desa wajib menaati dan menegakkan peraturan perundang-undangan. Kemudian ketentuan Pasal 29 huruf c menyatakan bahwa Kepala Desa dilarang menyalahgunakan wewenang, tugas, hak dan/atau kewajibannya. Selanjutnya pada Pasal 30 menyatakan bahwa Kepala Desa yang melanggar larangan dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan, dan/atau teguran tertulis, dalam hal sanksi administratif tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian.  Hal ini pun berlaku bagi Perangkat Desa yang tertuang pada Pasal 52 ayat 1 dan ayat 2.  Berdasarkan Pasal 114 huruf d, menyatakan bahwa Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi yakni melakukan pembinaan manajemen pemerintahan desa kepada Kabupaten/Kota. Selanjutnya Pasal 115 antara lain menyatakan bahwa Pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten/kota  yakni melakukan fasilitasi penyelenggaraan Pemerintahan Desa, melalukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, dan memberikan sanksi atas penyimpangan yang dilakukan oleh Kepala Desa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Berdasarkan hasil evaluasi dari Kemendagri, Gubernur menugaskan Bupati untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, melakukan pembinaan kepada pemerintah desa agar menaati peraturan yang berlaku, melakukan evaluasi terhadap pengunaan Dana Desa yang bersumber dari APBN dan Alokasi Dana Desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan hingga memberikan sanksi kepada Pemerintah Desa yang melanggar larangan maupun tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu Bupati Fahmi dalam sambutannya mengatakan bahwa isu yang sedang hangat dibincangkan diantaranya adalah pemberhentian perangkat desa yang dilakukan Kepala Desa tidak sesuai ketentuan, diantaranya pemberhentian dilakukan tanpa rekomendasi Camat. Berbagai dampak yang muncul dari pemberhentian perangkat desa tidak sesuai ketentuan yaitu banyaknya sengketa tata usaha negara antara Kepala Desa dengan Perangkat Desa yang diberhentikan, terjadinya dualisme Perangkat Desa disebabkan oleh putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yang tidak dijalankan oleh Kepala Desa karena telah mengangkat Perangkat Desa yang baru. Bupati juga mengatakan masalah lain muncul yaitu penggunaan Dana Desa yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Namun demikian Bupati Fahmi yakin hal – hal tersebut tidak terjadi di desa – desa  yang ada di Kabupaten Paser. ”Namun saya yakin, hal ini tidak terjadi di desa manapun di Kabupaten Paser. Para Kepala Desa sudah paham terhadap aturan-aturan tersebut,” ungkap Bupati Fahmi. (Prokopim)

Berita Lainnya

Bupati Fahmi Ketemu Guru Karmin, Nostalgia Masa Sekolah

Bupati Fahmi Ketemu Guru Karmin, Nostalgia Masa Sekolah

Badung - Sosialisasi Program Perencanaan Berbasis Data Bagi Kepala Sekolah, Tim Manajemen Sekolah dan Guru SMA/SMK/SLB se Kabupaten Paser digelar di Badung Bali dari 31 Oktober - 3 November 2022 di J4 Hotel Legian.Saat membuka kegiatan ini, Bupati Pa...
Baca ....
Hadiri Pisah Sambut Kapolda Kaltim, Bupati Paser Berharap Dampak Positif Untuk Paser

Hadiri Pisah Sambut Kapolda Kaltim, Bupati Paser Berharap Dampak Positif Untuk Paser

Balikpapan - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli secara langsung menghadiri agenda Pisah Sambut Kapolda Kalimantan Timur. Sebelumnya Kapolda Kalimantan Timur dipimpin oleh Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si. Saat ini sejak 18 Oktober 2023 lalu telah diali...
Baca ....
Pemkab Paser Lakukan Sidak  ke Perangkat Daerah  Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Pemkab Paser Lakukan Sidak ke Perangkat Daerah Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H

TANA PASER –  Pemerintah Kabupaten Paser melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Sidak ini bertujuan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser. Senin (8/4/2...
Baca ....
Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Menjaga Kedaulatan Maritim

Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Menjaga Kedaulatan Maritim

BALIKPAPAN – Dalam rangka memperkuat tata kelola keamanan laut Indonesia guna mendukung arah pembangunan maritim dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indone...
Baca ....