Berita Kaltim

DLH dan DTPH Jadi Leading Sektor Kaltim Hijau

DLH dan DTPH Jadi Leading Sektor Kaltim Hijau
DLH dan DTPH Jadi Leading Sektor Kaltim Hijau

Samarinda - Ekspos pembangunan hijau Kaltim yang dihadiri Bupati dr Fahmi Fadli sepertinya akan menjadikan 2 instansi di daerah sebagai penanggung jawab kelanjutan program dan kegiatan.

Kedua instansi ini adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH). Kedua kepala instansi pun hadir. Kepala DLH Achmad Safari hadir bersama Kepala DTPH Erwan Wahyudi didampingi Kasi Penyuluhan Saiful Alam.

Ekspos ini diisi dengan dialog nasional, diskusi panel dan pameran bertajuk Ekspos Pembangunan Hijau di Kalimantan Timur. Kegiatan ini diadakan untuk mendukung pembangunan Forest City di Ibu Kota Negara.

Disebutkan dalam ekspos bahwa daerah termasuk Paser memiliki tantangan besar pada aspek lingkungan, terutama bagaimana memastikan pembangunan kota dapat tetap mempertahankan fungsi hutan, keanekaragaman hayati dan tidak merusak lingkungan. 

Konsep Forest City muncul dalam upaya mitigasi peluang kerusakan lingkungan khususnya hutan dalam perencanaan dan pembangunan IKN. Pada kajian ini konsep Forest City sebagai pembangunan IKN beserta prinsip, kriteria, dan indikator dengan menganalisis kondisi eksisting IKN, arah pembangunan Provinsi Kalimantan Timur dimana di dalamnya terdapat calon wilayah IKN, isu dan potensi dampak lingkungan akibat pembangunan, serta dengan memperhatikan perkembangan konsep pembangunan kota di dunia.

Berdasarkan kajian ini, konsep Forest City yang sesuai dengan kondisi calon wilayah IKN adalah kota hutan yang didominasi oleh bentang lanskap berstruktur hutan atau RTH yang memiliki fungsi jasa ekosistem seperti hutan dan dengan pendekatan lanskap yang terintegrasi untuk menciptakan kehidupan yang berdampingan dengan alam. 

Konsep Forest City tersebut dijabarkan menjadi enam prinsip yaitu:1) konservasi sumber daya alam dan habitat satwa; 2) terkoneksi dengan alam; 3) pembangunan rendah karbon; 4) sumber daya air yang memadai; 5) pembangunan terkendali (Anti-Sprawl Development); 6) pelibatan masyarakat dalam mewujudkan Forest City. 

Setiap prinsip tersebut dijabarkan kembali berdasarkan kriteria dan indikator untuk memastikan setiap prinsip dapat terpenuhi di dalam perencanaan pembangunan IKN. (humas)

Berita Lainnya

Buka Bimtek Kepamongprajaan Bagi Camat, Amir Tekankan Permasalahan Ditingkat Desa dan Pelayanan Pemerintahan Berbasis IT

Buka Bimtek Kepamongprajaan Bagi Camat, Amir Tekankan Permasalahan Ditingkat Desa dan Pelayanan Pemerintahan Berbasis IT

Balikpapan - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang Peningkatan Kapasitas SDM ASN di masa pandemi ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Tahun Anggaran 2021 melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda melaks...
Baca ....
Nama Bupati Dicatut Akun Penipu di Facebook

Nama Bupati Dicatut Akun Penipu di Facebook

Tana Paser – Penipuan di dunia maya kembali terjadi, dan kali ini mengambil nama Bupati Paser dr Fahmi Fadli untuk membuat akun Facebook yang palsu. Si pembuat akun mencoba untuk mencari teman sebanyak-banyaknya lalu menawarkan bantuan kepada mereka...
Baca ....
Pj Gubernur Hadir di Ulang Tahun Paser, Bupati Paser Hadir di Ulang Tahun Kaltim

Pj Gubernur Hadir di Ulang Tahun Paser, Bupati Paser Hadir di Ulang Tahun Kaltim

Samarinda - Bupati Paser dr Fahmi Fadli turut hadir dalam rapat Paripurna Hari Ulang Tahun ke 67 Kaltim, di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, senin (8/1/24). Peringatan kali ini mengangkat tema “Membangun Kaltim untuk Nusantara”, sebagai wujud penega...
Baca ....
Bupati Terima Kunjungan Kepala ATR/ BPN Kabupaten Paser

Bupati Terima Kunjungan Kepala ATR/ BPN Kabupaten Paser

TANA PASER - Bupati Paser dr Fahmi Fadli menerima kunjungan Kepala Kantor Agraria Tata Ruang  Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Paser Hariyoko,S.ST,MH, di ruang kerja Bupati Paser, Senin (23/9/2024).Maksud dari kedatangan kepala ATR BPN a...
Baca ....