Pendidikan

Pemkab Paser Serius Boyong Unmul ke Paser

Pemkab Paser Serius Boyong Unmul ke Paser
Pemkab Paser Serius Boyong Unmul ke Paser
SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus bergerak cepat dalam memperluas akses pendidikan tinggi guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul hingga ke tingkat desa. Langkah strategis ini diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan pihak Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul) terkait rencana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Paser. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rektorat Universitas Mulawarman. Selasa, (26/05/2026).

Kehadiran kampus PSDKU Unmul ini dinilai menjadi pilar penting dalam menyukseskan Program Satu Desa Satu Sarjana. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Paser telah menyiapkan infrastruktur yang sangat representatif berupa lahan seluas 8 hektare lengkap dengan bangunan fisik berlantai tiga di Desa Janju Kilometer 12.
Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos berharap fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana perguruan tinggi, sehingga program peningkatan mutu pendidikan di Paser dapat segera berjalan. 
Sinyal positif pun datang dari Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU.,ASEAN Eng. yang menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal tindak lanjut program ini, mulai dari sistem pengajaran, dosen, hingga sarana prasarana, "kami dari Unmul tentu siap untuk mendukung PSDKU ini. Kita tinggal menindak lanjuti hal-hal teknis kedepannya agar bisa beroperasi pada tahun depan. Yang paling utama adalah melakukan pemberian Hibah Lahan dan Bangunan tersebut dari Pemkab Paser ke Unmul," terangnya.
Selain Rektor, Para Dekan yang hadir juga memberikan antusiasmenya dengan program PSDKU ini. Karena melihat prospek kedepannya mengingat Paser dekat dengan PPU, IKN dan juga dari Tabalong. Selain itu, Sekolah Menengah Atas juga sudah siap di IKN. 
Mengenai arah pengembangan akademik, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si., mengungkapkan bahwa pemilihan program studi akan dianalisis kembali demi menjaring minat tertinggi sekaligus menjawab kebutuhan riil daerah.
Asisten Romif menyebutkan melihat dari wilayah Paser sendiri, ada beberapa kluster program studi strategis yang sangat potensial untuk dibuka di kampus PSDKU Paser ini, "Beberapa program studi yang berpeluang besar untuk dibuka antara lain di bidang Perikanan dan Kelautan, Keguruan (Pendidikan), Kehutanan serta sektor kesehatan seperti Keperawatan hingga Kebidanan," ungkapnya.
Meskipun pemerintah daerah menyediakan kemudahan akses perkuliahan di dalam daerah, Pemkab Paser menegaskan bahwa kehadiran PSDKU ini sama sekali bukan menjadi pembatas bagi anak-anak Paser untuk menuntut ilmu di luar daerah. Pemerintah daerah tetap memotivasi dan mendukung penuh jika ada generasi muda yang memilih berkuliah di luar Kabupaten Paser. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak Paser memiliki kesempatan luas untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, memperluas jejaring, dan mengenal dunia luar, sehingga ketika kembali ke daerah mereka membawa sudut pandang yang lebih kaya untuk membangun Paser.
Tidak hanya menyediakan fasilitas fisik dan pilihan program studi di Paser, komitmen Pemkab Paser dalam menjamin keberlangsungan kuliah putra-putri daerah juga diwujudkan melalui intervensi anggaran yang inklusif.

Saat ini, Kabupaten Paser memiliki program pembiayaan biaya hidup (living cost) bagi mahasiswa yang bersekolah diluar Paser dan mengikuti beasiswa GratisPoll. Skema bantuan ini disiapkan secara selektif dengan catatan program peruntukannya diprioritaskan bagi peserta atau keluarga mahasiswa yang masuk dalam kategori Desil 1 atau Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah).
Melalui keterpaduan antara penyediaan program PSDKU Unmul, program Satu Desa Satu Sarjana, serta dukungan pembiayaan living cost yang tepat sasaran, Pemkab Paser optimis hambatan geografis dan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda Paser untuk meraih gelar sarjana dan kembali membangun desa masing-masing. (Prokopim)

Berita Lainnya

Capaian 47 persen, Bupati: Perlu Kerja Keras, Gotong Royong & Kaloborasi Semua Unsur

Capaian 47 persen, Bupati: Perlu Kerja Keras, Gotong Royong & Kaloborasi Semua Unsur

TANA PASER-Kabupaten Paser  bertahan sebagai zona kuning Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) berdasarkan rilis terakhir hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, tanggal 8 Nopember 2021,Negatif 88...
Baca ....
Menjadi Pembina Upacara Bendera, Wabup Masitah Disambut Antusias Siswa-Siswi dan Guru SMK Negeri 2 Tanah Grogot

Menjadi Pembina Upacara Bendera, Wabup Masitah Disambut Antusias Siswa-Siswi dan Guru SMK Negeri 2 Tanah Grogot

Tana Paser - Pemerintah Kabupaten Paser melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan rangkaian kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda terutama bagi pelajar dan mahasiswa.Dipusatkan di SMK Negeri 2 Tanah Grogot (1/8/2022),...
Baca ....
Semangat 67 Tahun, Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

Semangat 67 Tahun, Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

TANA PASER – Semangat 67 Tahun, Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia merupakan tema dari HUT KE - 67 Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP – PAUD). Dalam hal ini tema HUT tidak hanya menjadi sebuah angka yang akan terus bertamba...
Baca ....
Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Tana Paser - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menerima kedatangan Pantarlih atau Petugas Pemutakhiran Data Pemilih melakukan Coklit data Pemilih untuk Pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 di Rumah Jabat...
Baca ....