TANA PASER - 3 (tiga) agenda Kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) dibuka serentak oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli. Adapun 3 (tiga) agenda kegiatan tersebut adalah; Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2025-2029, Forum Konsultasi Publik Integrated Area Development Tahun 2025-2029, serta Musrenbang RKPD Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Kyrad Sadurengas, Kamis (20/03/2025).
Melalui sambutannya Bupati Paser menegaskan bahwa salah satu tugas Kepala Daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah adalah menyusun dan mengajukan rancangan Peraturan Daerah mengenai RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama. Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, RPJMD harus berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) serta memperhatikan RPJMN yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
“Sejak pelantikan Kepala Daerah pada 20 Februari 2025 lalu, tugas utama kami adalah menyusun RPJMD sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, hari ini kita memasuki tahap awal penyusunan RPJMD melalui Forum Konsultasi Publik yang bertujuan untuk memperoleh masukan guna penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kabupaten Paser 2025-2029,” kata Bupati.
Bupati Paser juga mengapresiasi kinerja Bappedalitbang yang telah menggabungkan tiga agenda besar dalam satu rangkaian acara demi efisiensi dan efektivitas. Selain forum konsultasi publik RPJMD, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Musrenbang RKPD Kabupaten Paser 2026 yang menjadi dokumen perencanaan tahunan daerah serta Forum Konsultasi Publik Integrated Area Development 2025-2029 sebagai roadmap pengembangan perhutanan sosial di Kabupaten Paser.
Dalam paparannya, Bupati Paser menyoroti capaian pembangunan makro daerah hingga tahun 2024, di antaranya : Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 1,38% menjadi 3,77% pada , Persentase penduduk miskin menurun dari 9,11% menjadi 8,63% , Tingkat pengangguran terbuka menurun dari 4,72% menjadi 4,53% , Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 74,56 menjadi 75,13 , serta Rasio Gini mengalami perbaikan dari 0,29 menjadi 0,27 .
Dengan berbagai strategi dan kebijakan yang telah dirancang, Bupati menargetkan pada Tahun 2029, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser dapat mencapai 4,50%, angka kemiskinan turun menjadi 6,63%, tingkat pengangguran terbuka berkurang menjadi 3,66%, IPM meningkat menjadi 77,44%, dan rasio gini membaik menjadi 0,26.
Sebagai langkah konkret, Bupati meminta seluruh perangkat daerah menyusun Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) yang tidak hanya sekadar menyalin dokumen sebelumnya, tetapi benar-benar mampu menerjemahkan Visi dan Misi PASER TUNTAS secara konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dalam penyusunan Renstra dan Renja perangkat daerah, saya menegaskan agar tidak hanya diserahkan kepada fungsional perencana saja. Kepala perangkat daerah harus terlibat aktif karena merekalah yang memahami permasalahan serta strategi pembangunan sektor masing-masing,” tegas Bupati.
Dengan adanya forum ini, diharapkan proses penyusunan RPJMD Kabupaten Paser 2025-2029 dapat berjalan lebih partisipatif dan menghasilkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Paser , H. Ikhwan Antasari, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Paser H. Hendra Wahyudi, S.T beserta Anggota ,Unsur Forkopimda ,Sekertaris Daerah Kabupaten Paser Drs. Katsul Wijaya M.Si , para Asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Paser, para Kepala Perangkat Daerah se Kabupaten Paser, Camat se Kabupaten Paser ,Perbankan dan tokoh masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri para narasumber yaitu Tenaga Ahli Ditjend Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Rico Arya Radestya,SE.,M.Si, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Mispoyo, S.Pd, M.Pd, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser, Rusdian Noor, S.E, M.Si dan Kawal Borneo Community Foundation, Mukti Ali, S.Hut., M.Si,(prokopim)