Berita Kaltim

Terkait Angkutan Batubara di Jalan Raya, Dishub Koordinasi Lintas Sektor

Terkait Angkutan Batubara di Jalan Raya, Dishub Koordinasi Lintas Sektor
Terkait Angkutan Batubara di Jalan Raya, Dishub Koordinasi Lintas Sektor

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Perhubungan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, terkait angkutan batubara melalui jalan umum di Batu Sopang. Kepala Dinas Perhubungan Inayatullah mengatakan dia segera membicarakan hal ini dengan Polres, Kodim 0904 Paser dan Satpol PP.

“Kami sudah jadwalkan untuk bertemu besok (Rabu 27/12/23) pagi. Ada beberapa hal yang perlu kita sinkronisasi terutama yang berkaitan dengan penanganan masalah karena ini masuk di domain Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” kata Inayatullah.

Menurutnya, sudah ada aturan dibuat Pemerintah Provinsi tentang angkutan jalan raya. Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 10 tahun 2012 tentang Jalan Umum dan Khusus Batubara dan Kelapa Sawit Baru secara tegas menyebutkan larangan bagi angkutan batubara dan kelapa sawit di jalan umum.

“Karena ini Perda Provinsi maka penegakannya menjadi tanggung jawab Satpo PP Provinsi. Tapi karena kejadian di wilayah Paser dan kita ingin secepatnya menyelesaikan masalah maka kita minta restu ke Pemprov untuk mengambil tindakan,” kata Inayatullah.

“Kami sudah koordinasi dengan BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II) Kalimantan Timur dan Kepala Dinas Perhubuangan Provinsi Kalimantan Timur. Kedua lembaga ini memberikan izin agar aksi di lapangan diserahkan ke kami agar bisa ditangani dengan segera,” lanjutnya.

Mantan Kepala Bagian Ekonomi 2 Setda ini menyebut, setelah mendapatkan restu dari Pemerintah Provinsi, Dishub Paser libatkan instansi lain karena PPNS Dishub Paser tidak bisa ambil tindakan di jalan tanpa Polres.

Terpisah, salah satu warga Batu Sopang, Jumadi, menyampaikan ke Prokopim bahwa angkutan batubara di Batu Sopang akhir-akhir ini menimbulkan keresahan di masyarakat pengguna jalan. “Mereka menggunakan jenis angkutan 10 roda, konvoi sampai 3 unit dan berdekatan, serta melaju dengan kecepatan sekitar 60 kph,” jelas Jumadi melalui telepon. (Prokopim)

Berita Lainnya

Kukuhkan PW PBP, Bupati: Wujudkan Paser MAS Diperlukan Dukungan Kuat

Kukuhkan PW PBP, Bupati: Wujudkan Paser MAS Diperlukan Dukungan Kuat

TANA PASER- Pengurus Wilayah Perhimpunan Bawe Paser (PW PBP) se-Kabupaten Paser masa bhakti 2022-2025 dikukuhkan.Adapun pengurus wilayah PBP yang dikukuhkan oleh Bupati Paser diwakili Asisten Kesra Romif Erwinandi, yakni pengurus wilayah  PBP  Kecama...
Baca ....
Dilepas Sekda, Pawai Kemerdekaan Meriah Pagi ini

Dilepas Sekda, Pawai Kemerdekaan Meriah Pagi ini

TANA PASER- Pawai Kemerdekaan kendaraan hias memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-77 di Tanah Grogot , Minggu (14/08/2022)  pagi berlangsung meriah.Tampak ratusan peserta mengikuti  pawai kendaran hias mulai dari kalanga...
Baca ....
Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Tana Paser - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menerima kedatangan Pantarlih atau Petugas Pemutakhiran Data Pemilih melakukan Coklit data Pemilih untuk Pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 di Rumah Jabat...
Baca ....
Pengembangan Pelayanan Air Bersih di Paser, Direktur Jenderal Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI Siap Lakukan Pendampingan

Pengembangan Pelayanan Air Bersih di Paser, Direktur Jenderal Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI Siap Lakukan Pendampingan

JAKARTA - Dalam peningkatan kualitas pengadaan air bersih di Kabupaten Paser Pemkab Paser melakukan rapat koordinasi (Rakor) Dengan Direktur Jenderal Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI Cq. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrast...
Baca ....