Kerjasama

Tanah 500 ha di 3 Desa dan 1 Kelurahan sudah bisa Didaftarkan

Tanah 500 ha di 3 Desa dan 1 Kelurahan sudah bisa Didaftarkan
Tanah 500 ha di 3 Desa dan 1 Kelurahan sudah bisa Didaftarkan

JAKARTA - Seluas 516,91 hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi di Kecamatan Tanah Grogot yang terus diperjuangkan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Paser, kini berbuah hasil beralih menjadi Area Penggunaan Lainnya (APL). 

Hal itu ditandai dengan telah diterimanya surat yang diserahkan Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Asnaedi, kepada Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Jakarta, Senin (29/7/2024).


Atas peralihan status lahan itu, Bupati Paser, dr.Fahmi Fadli, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat dalam upaya pelepasan HPL ratusan hektare lahan yang kini tersebar di tiga Desa dan satu Kelurahan itu.


"Tentunya kami atas nama Pemkab Paser mengucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam proses pelepasan HPL ini. Dengan ini, masyarakat kini yang memiliki bangunan tidak lagi was-was, bahkan terlegitimasi sebagai milik mereka," kata Bupati Paser, Fahmi Fadli.


Dengan peralihan status lahan ini, tentu masyarakat memiliki kesempatan untuk mengurus lahan yang diduduki bangunan menjadi sertifikat. Namun hal itu menjadi ranah Kantor Pertanahan Kabupaten Paser.

"Upaya ini sudah cukup luar biasa. Kami berharap dengan pelepasan status HPL ini, hak masyarakat untuk memiliki sertifikat dapat terwujud. Prosesnya kami menyerahkan kewenangan penuh kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Paser," ungkap Bupati Fahmi.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Paser, Istanto Nurhidayat menyatakan, segera mengeksekusi lokasi yang statusnya sudah dilepas Kementerian ATR/BPN RI menjadi APL. Pihaknya menargetkan dalam 2 bulan agar mulai memproses lahan agar dapat bersertifikat.

"Setelah kami menerima ini selanjutnya akan disosialisasikan terlebih dahulu sebelum kami menerbitkan sertifikat sesuai kebutuhan," kata Istanto.


Mengulas kembali, selama 40 tahun status lahan yang dahulunya masuk dalam kawasan Desa Jone itu berstatus HPL Transmigrasi. Namun keseluruhan lahan tidak pernah digunakan sesuai peruntukanannya. 

Justru, seiring berjalannya waktu, area itu sebagian besar digunakan masyarakat untuk berbagai kepentingan, seperti mendirikan fasilitas umum, pelaku usaha, pelayanan dasar, akses jalan, pelayanan sosial seperti masjid dan sekolah, serta fasilitas sosial lainnya. 

Selain itu ada juga bangunan dan fasilitas pemerintahan yang dibangun dalam rangka mendukung peningkatan administrasi kewilayahan di Kecamatan Tanah Grogot sebagai ibukota Kabupaten Paser.


Lebih rinci, HPL Transmigrasi yang kini beralih status menjadi APL itu yakni di Desa Jone seluas 76,41 hektare, Desa Tapis seluas 103,04 hektare, Desa Tepian Batang seluas 277,66 hektare dan Kelurahan Tanah Grogot seluas 59,80 hektare. (Prokopim).


Berita Lainnya

Wabup Masitah Terima Kunjungan Ketua BNK Kukar

Wabup Masitah Terima Kunjungan Ketua BNK Kukar

TANA PASER- Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf menerima kunjungan silaturahmi ketua BNK Kutai Kertanegara Rendi Solihin, Kamis (3/02/2022) malam diruang kerja Wabup Paser.Pertemua ketua BNK Paser dan ketua BNK Kutai Kertanegara ini dilaks...
Baca ....
Sekda Membuka Kegiatan Diseminasi dan Publisitas Data Stunting Kabupaten Paser Tahun 2023

Sekda Membuka Kegiatan Diseminasi dan Publisitas Data Stunting Kabupaten Paser Tahun 2023

Tana Paser – Seketaris Daerah, Drs. Katsul Wijaya, M.Si membuka  Kegiatan Diseminasi dan Publisitas Data Stunting Kabupaten Paser di Ruang Rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Jl. Noto Sunardi Tanah Grogot, Kamis (05/01/2023). “Stunting merupakan sa...
Baca ....
Pj Gubernur Kaltim Resmi Menjabat, Bupati Fahmi Harapkan Dapat Berikan Perhatian Ke Daerah Minim Infrastruktur

Pj Gubernur Kaltim Resmi Menjabat, Bupati Fahmi Harapkan Dapat Berikan Perhatian Ke Daerah Minim Infrastruktur

Samarinda-Dalam Kegiatan serah terima jabatan dan pisah sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Masa Jabatan 2018-2023 di Samarinda Convention Hall, Bupati Paser dr.Fahmi Fadli siap mendukung Pesan dari Isran Noor yang merupakan Gubernur pada masan...
Baca ....
Dengan Kaltim Green Kita Wujudkan Green Governance

Dengan Kaltim Green Kita Wujudkan Green Governance

TANA PASER – “Dengan Kaltim Green, kita berupaya mewujudkan Green Governance yaitu tata kelola pemerintahan yang berwawasan lingkungan, dan Green Development yaitu pembangunan dengan memperhatikan aspek lingkungan”, kata Seketaris Daerah (Sekda) Drs....
Baca ....