Umum dan Ekonomi

Paser Perkuat Kemandirian Pangan, Kurangi Ketergantungan Luar

Paser Perkuat Kemandirian Pangan, Kurangi Ketergantungan Luar
Paser Perkuat Kemandirian Pangan, Kurangi Ketergantungan Luar
TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser menggelar High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat koordinasi ketahanan pangan dan kesiapan infrastruktur dasar menjelang Idul Fitri 1447 H. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Sadurengas. Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos. Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan berkualitas dan energi yang cukup di tengah siklus kenaikan mobilitas tahunan, ""Kita harus memastikan bahwa Paser bukan hanya sekadar penonton, tapi menjadi motor penggerak pangan di Kalimantan Timur. Dan alhamdulillah kita sudah mulai melihat hasil nyata untuk beberapa komoditas yakni beras dan telur," tegasnya. 

 ​Berdasarkan data terbaru, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Paser dilaporkan dalam posisi aman dengan stok beras 1.500 ton medium dan 30 ton premium ditambah 25 ton yang dalam perjalanan, 6.000 ton gabah kering mencukupi hingga akhir tahun, 5.000 liter minyak goreng ditambah 80.000 liter yang dalam perjalanan serta 14 ton gula dan 3.500 kg daging sapi beku. ​Paser juga telah surplus beras di tahun 2025 mencapai 12.584 ton. Kita akan terus berkomitmen menjaga pasokan, termasuk menyuplai kebutuhan Kota Balikpapan melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD). ​Wabup Ikhwan juga menginstruksikan pengawasan ketat terhadap beras yang beredar di masyarakat agar tidak ada praktik pengoplosan beras lokal dengan premium. ​Keberhasilan program "Paser BERAKSI" turut menjadi sorotan, di mana produksi telur ayam ras melonjak 96% dibanding tahun 2024 menjadi 2.328 ton.

Capaian ini membuat Paser resmi menyandang status swasembada telur. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Paser tercatat stabil di angka 3,61% dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 8,13%. Saat ini, transformasi ekonomi di Paser sudah mulai terlihat. Tambang tidak lagi menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di Paser. Berdasarkan data BPS terbaru, kontribusi sektor tambang menurun menjadi 54%. Penurunan ini menunjukkan adanya sektor lain yang mulai tumbuh seperti pertanian, kehutanan, perikanan dan industri pengolahan. Kemudian, Wabup Ikhwan memberikan instruksi spesifik kepada para stakeholder. SPBU diminta memberikan pelayanan maksimal dan beroperasi 24 jam di sepanjang jalur lintas Kaltim-Kalsel. Untuk LPG penyaluran harus tepat sasaran ke pangkalan resmi untuk menjamin ketersediaan energi rumah tangga dan melakukan intervensi pasar dalam Program Bantuan Pangan akan menyasar 22.913 penerima dengan total bantuan 458.280 kg beras dan 91.652 liter minyak goreng. ​Pemerintah juga mendorong sektor perikanan di Desa Tanjung Aru sebagai pusat investasi ekonomi biru. Di sisi lain, investasi Bulog dalam membangun fasilitas Dryer dan Rice Milling Unit (RMU) diharapkan memberikan nilai tambah signifikan bagi petani lokal, "Koordinasi hari ini adalah kunci agar masyarakat merasa tenang saat menyambut hari raya nanti," tutup Wabup Ikhwan. 

Tidak hanya beras, telur dan cabai yang menjadi sorotan. Namun, daging sapi yang permintaannya meningkat ketika Idul Fitri juga menjadi perhatian bagi Wabup Ikhwan, "saya minta kepada Kadis Perkebunan dan Peternakan untuk mengkondisikan harga daging sapi dipasaran. Mengingat peternak kita yang daging sapinya dibeli secara murah oleh pengepul. Hal ini membuat peternak menahan untuk menjual sapinya hingga idul adha yang tentu akan berdampak menjadi lonjakan harga daging sapi segar," pungkasnya. Pada diskusi yang dilaksanakan, Wahup Ikhwan juga menghimbau untuk keamanan pemudik, Dinas PUTR dan Dinas Perhubungan diminta untuk memperhatikan kondisi jalan dan rambu lalu lintas. Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta untuk mempersiapkan tenaga medis disetiap puskesmas untuk melayani kesehatan para pemudik. Selain itu, Wabup juga meminta agar Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan BNK untuk menjaring pengguna narkotika terlebih supir angkutan.(Prokopim)

Berita Lainnya

Kunjungi Kotabaru, Wabup Diskusi FKUB & Diajak Bupati Kunjungi Obyek Wisata

Kunjungi Kotabaru, Wabup Diskusi FKUB & Diajak Bupati Kunjungi Obyek Wisata

TANA PASER- Dalam kunjungannya ke Kabupaten Kotabaru, Waki Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf disambut Bupati Kotabaru  H Sayed Jafar Alaydrus SH (SJA) bersama ketua TP PKK Kotabaru  Hj Fatma Idiyana Sayed Jafar, Rabu (26/10/2022).Diawali jamua...
Baca ....
Turnamen Bulutangkis Berakhir, Bupati Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

Turnamen Bulutangkis Berakhir, Bupati Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

TANA PASER – Turnamen Bulutangkis yang berlangsung dari tanggal 24 Desember 2023 berakhir pada 30 Desember 2023 dengan hasil pemenang dari beberapa kategori. Bupati Paser dr. Fahmi Fadli hadir pada babak final turnamen tersebut. Kegiatan dimaksud ber...
Baca ....
Pemkab Paser Gelar Rakor Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024

Pemkab Paser Gelar Rakor Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024

TANA PASER - Pemerintah Kabupaten Paser menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang dibuka oleh Pejabat sementara Bupati Paser Syirajudin. Rakor dilaksanakan di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Senin (30/9/2024).R...
Baca ....
Apel Korpri Dirangkai Penyerahan Penghargaan dan Halal Bi Halal

Apel Korpri Dirangkai Penyerahan Penghargaan dan Halal Bi Halal

TANA PASER - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli memimpin apel gabungan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang dilanjutkan dengan halal bi halal di Halaman Kantor Bupati Paser, Kamis (17/04/2025).Mengawali sambutannya, Bupati Fahmi kembali memberi u...
Baca ....