Pembangunan

Listrik Masuk, Jembatan Jadi: Warga Rantau Buta 'Demam' Borong Kulkas

Listrik Masuk, Jembatan Jadi: Warga Rantau Buta 'Demam' Borong Kulkas
Listrik Masuk, Jembatan Jadi: Warga Rantau Buta 'Demam' Borong Kulkas
RANTAU BUTA — Senyum sumringah kini menghiasi wajah warga Desa Rantau Buta. Setelah sekian lama mendambakan penerangan yang stabil, masuknya jaringan listrik ke desa mereka akhirnya membawa perubahan besar dalam roda kehidupan sehari-hari. Senin, (01/06/2026).
Kehadiran listrik ini bak membuka gerbang peradaban baru. Dampaknya tidak hanya sekadar menyalakan listrik terbatas menjadi bohlam yang terang, melainkan memicu lonjakan aktivitas ekonomi dan modernisasi di tingkat rumah tangga.
Menariknya, kehadiran aliran listrik dan infrastruktur jembatan yang kini mempermudah akses ke desa langsung direspons antusias oleh warga. Berdasarkan pantauan dari Kepala Desa Rantau Buta dan Camat Batu Sopang di lapangan, warga Desa Rantau Buta kini berbondong-bondong membeli berbagai alat elektronik untuk mengisi rumah mereka.

Dari sekian banyak barang, kulkas (lemari es) menjadi primadona yang paling diburu, "Dulu kalau mau minum air dingin harus beli es batu balok dari luar desa, itu pun sering cair di jalan. Sekarang, alhamdulillah, sejak listrik masuk dan jembatan jadi, kami bisa beli kulkas sendiri. Kehidupan jadi jauh lebih mudah," ujar salah satu warga setempat dengan nada puas.
Selain kulkas, barang-barang seperti televisi, mesin cuci, hingga rice cooker kini mulai memadati rumah-rumah warga. Kemudahan akses transportasi berkat adanya jembatan baru membuat proses pengiriman barang-barang elektronik berukuran besar ini menjadi sangat lancar tanpa kendala berarti.
Masuknya listrik dan tingginya kepemilikan kulkas ini ternyata tidak hanya untuk gaya hidup, tetapi juga mendongkrak perekonomian warga, di antaranya, peluang usaha baru, beberapa warga mulai membuka warung yang menjual minuman dingin dan es lilin rumahan. Kemudian, penghematan bahan pangan kini warga bisa menyimpan bahan makanan seperti ikan, daging, dan sayuran agar tahan lebih lama, mengurangi intensitas belanja ke pasar luar desa yang memakan waktu. Selain itu, anak-anak kini dapat belajar dengan nyaman di malam hari, dan para pengrajin atau pelaku usaha mikro dapat melanjutkan produksi mereka tanpa terkendala kegelapan.

Kepala Desa Rantau Buta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan pihak terkait yang telah mewujudkan impian warga, "Listrik dan jembatan ini adalah urat nadi baru bagi kami. Kami berharap momentum ini bisa terus dimanfaatkan warga untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga," pungkasnya.
Kini, Desa Rantau Buta tidak lagi terisolasi dalam gelap. Langkah mereka menuju desa yang maju dan mandiri telah dimulai, digerakkan oleh daya listrik dan semangat warga yang menyala-nyala. (Prokopim)

Berita Lainnya

Dengan Rakor BPD Menambah Semangat Baru Membangun Paser

Dengan Rakor BPD Menambah Semangat Baru Membangun Paser

Tana Paser - Seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Paser mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema Optimalisasi Peran dan Fungsi BPD dalam pembangunan di Desa untuk menuju Masyarakat, Maju, Adil dan Sejahtera.Rakor BPD  d...
Baca ....
Persiapan Jelang Pilkada 2024 Satpol PP Ikuti Bimtek

Persiapan Jelang Pilkada 2024 Satpol PP Ikuti Bimtek

JAKARTA - Dalam rangka persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024,Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Paser mengikuti Bimbingan Teknis ( Bimtek ) guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia satuan tugas perlindungan masyarakat,yang diselenggarakan ol...
Baca ....
Bupati Paser Ikuti Retret di Akmil Magelang

Bupati Paser Ikuti Retret di Akmil Magelang

MAGELANG - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli beserta  456 kepala daerah lainnya mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan   berlangsung selama 8 (delapan) hari mulai  21 Februari 2025 s/d 28 Februari 2025. Bupati Fahmi be...
Baca ....
Pemkab Paser akan Lantik Hampir 3.000 PPPK pada 14 April 2025

Pemkab Paser akan Lantik Hampir 3.000 PPPK pada 14 April 2025

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser akan melantik dan mengambil sumpah para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) yang jumlahnya hampir 3.000 orang, rencananya pada Senin 14 April 2025.Hal ini disampaikan Plt Asisten Administrasi Um...
Baca ....