Langkah Nyata Penguatan Logistik Dan Peralatan Kebencanaan di Daerah Melalui Rakornas
Administrator
Kamis, 02 Oktober 2025 08:41:32
 159 kali
Langkah Nyata Penguatan Logistik Dan Peralatan Kebencanaan di Daerah Melalui Rakornas
MOJOKERTO – Bupati Paser melalui Sekretaris Daerah Katsul Wijaya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Logistik dan Peralatan yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Hotel Ayolah Sunrise, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/10/2025). Kehadiran Sekda didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Paser, Ruslan.
Rakornas ini merupakan bagian dari Rangkaian Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 1–3 Oktober 2025. Tahun ini, BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan kegiatan secara luring dan daring dengan tema “Bencana Tidak Bisa Menunggu, Kesiapsiagaan Menjadi yang Utama” serta tagline “Tangguh Rek!” yang mengajak masyarakat agar semakin tangguh menghadapi bencana.
Acara dibuka oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan (Logpal) BNPB, Dra. Andi Eviana, M.Si., dan dihadiri perwakilan BPBD dari provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.
Sekda Paser Katsul Wijaya menyampaikan bahwa forum koordinasi nasional ini menjadi wadah penting dalam merumuskan langkah nyata penguatan logistik dan peralatan kebencanaan di daerah.
“Alhamdulillah, Rakornas ini membahas kebutuhan logistik dan peralatan yang ada di BPBD provinsi maupun kabupaten/kota. Melalui kegiatan ini, kedeputian Logistik dan Peralatan melakukan inventarisasi serta pemetaan kebutuhan di daerah, khususnya wilayah rawan bencana. Tentu kami memandang penting untuk hadir agar bisa menyampaikan kondisi dan kebutuhan logistik serta peralatan di Kabupaten Paser,” jelasnya.
Sekda menambahkan, Kabupaten Paser masih memiliki keterbatasan peralatan pendukung penanggulangan bencana, sehingga dukungan dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan.
“Kami berharap BNPB dapat membantu melengkapi kebutuhan peralatan, agar penanggulangan bencana di Paser dapat berjalan optimal, baik dalam tahap pencegahan, penanganan saat bencana, maupun rehabilitasi pascabencana,” imbuhnya.
Selain membahas logistik dan peralatan, Rakornas juga menyinggung program rehabilitasi pascabencana. Sekda mencontohkan bahwa Kabupaten Paser pada tahun ini mendapatkan dukungan perbaikan infrastruktur dari BNPB, berupa pembangunan jembatan senilai sekitar Rp5 miliar di Desa Muaradang, yang rusak akibat banjir tahun 2023.
“Beberapa usulan infrastruktur pascabencana juga sudah kami ajukan, mudah-mudahan bisa diakomodir BNPB. Demikian pula dengan proposal pengadaan peralatan yang telah kami input melalui aplikasi pada Juni–Juli lalu, semoga tetap mendapat prioritas meski ada efisiensi anggaran,” pungkasnya.
Melalui Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BNPB, dan seluruh pemangku kepentingan. (Prokopim)
TANA PASER- Pemerintahan Daerah Kabupaten Paser akan segera memasuki Agenda pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2021.Hal tersebut ditandai dengan penyerahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon...
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023 dan RUPS lainnya Tahun 2024 PT. BPD Kaltim Kaltara. RUPS dilaksanakan di Ballroom 3 Lt. 2 The Ritz-Carlton Hotel Jakarta Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E...
TANA PASER - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkes) Romif Erwinadi mewakili Bupati Paser secara resmi membuka Rapat Tahunan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo Kabupaten Paser.Rapat Tahunan yang dilaksanakan di r...
TANA PASER- “Kalau sudah ada akses jembatan begini, dari desa berkembang
menjadi desa apa? “tanya Bupati Paser dr.Fahmi Fadli kepada Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Desa (PMD) Chandra Irwanadhi. “Mandiri,” jawab Kadis PMD Chandra.
Perbincangan...