Berita Kaltim

Ditemukan Positif Narkoba, ASN dikirim ke BARETA

Ditemukan Positif Narkoba, ASN dikirim ke BARETA
Ditemukan Positif Narkoba, ASN dikirim ke BARETA

Samarinda - Untuk mewujudkan visi Paser MAS dan misi pertama yaitu terselenggaranya pelayanan prima dan tata kelola pemerintahan yang baik, maka pasangan FM Fahmi- Masitah ingin para ASN bersih dari narkoba.

Wakil Bupati Paser selaku Ketua BNK Kabupaten Paser Syarifah Masitah Assegaf akan segera melaksanakan tes urin dikalangan ASN. "BNK Kabupaten Paser tahun ini akan melaksanakan tes urine bagi ASN. Termasuk juga nanti masyarakat, pelajar hingga perangkat desa. Tujuan utamanya adalah untuk menekan peredaran dan penggunan Narkoba" ungkapnya.

Selanjutnya, sesuai prosedur jika ditemukan tes urin positif lagi maka akan dilakukan tes selanjutnya untuk menentukan tindakan berikutnya termasuk jika harus dilakukan rehabilitasi. 

"Nanti sesuai instruksi pak Bupati Paser, akan mengikat PNS dan PTT yang dites urin. Akan ada sanksi bagi ASN yang tidak mau atau belum tes urin", ujar Masitah.

Terkait rencana tes urin dikalangan ASN, Kaban Kesbangpol Nonding menambahkan bahwa metode pelaksanaan dilakukan secara sampling atau acak. "Kami akan melakukan tes urin secara acak, dengan target 838 sample", ujar Nonding.

Pasalnya, berdasarkan perkembangan pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Paser dalam kurun waktu 3 tahun terakhir setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. "Tahun 2019 sebanyak 86 kasus dengan tersangka sebanyak 107 orang, tahun 2020 sebanyak 132 kasus dengan tersangka 146 orang, sedangkan tahun 2021 sebanyak 92 kasus dengan tersangka sebanyak 122 orang. Sebagian besar di peroleh dari kasus shabu yang pada tahun 2021 saja diperoleh hasil tangkapan sebanyk 444,859 gr", jelas Masitah.

Untuk mendapatkan informasi dan gambaran tentang rehabilitasi, penanganan hingga pembiayaan maka BNK Kabupaten Paser melakukan Kunker Ke Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah (BARETA) Samarinda. Kunker yang disambut Kombespol Sutarso menjelaskan secara panjang lebar diantaranya proses penyembuhan atau detoksifikasi ditangani oleh dokter fisik dan psikis dengan beberapa fase termasuk lamanya masa rehabilitasi yaitu sekitar 3-6bulan. "Pasien di screening dan ditangani secara komprehensif. Bahkan dokter gigi juga melayani pasien. Karena akibat penggunaan narkoba yang jangka panjang bisa merusak gigi dan mengeluarkan air liur. Gigi yang rusak bisa menggangu hingga ke syaraf pusat yg akan mengganggu kesehatan tubuh, terutama jantung", jelas Sutarso.

Terkait pelayanan kesehatan dasar pasien ditanggung oleh pihak BARETA namun jika ada hal yang khusus dan masih bisa ditanggung oleh BPJS maka menggunakan asuransi kesehatan tersebut. "Namun jika tidak dapat kami tanggung lagi, maka kami serahkan ke pihak keluarga pasien" pungkasnya. Sebagai informasi, BARETA berada diruas jalan Samarinda-Bontang. Dengan luas areal sekitar 6,8 hektar dan pemukiman masyarakat yang masih jarang. Daya tampung maksimal balai sekitar 100pasien yang memisahkan sesuai gender dan umur pasien. (Humas)

Berita Lainnya

Hadiri Gala Premiere Film The Hijrah di CGV Balikpapan, Bupati Fahmi Bersama Masyarakat Paser Sampaikan Rasa Bangga

Hadiri Gala Premiere Film The Hijrah di CGV Balikpapan, Bupati Fahmi Bersama Masyarakat Paser Sampaikan Rasa Bangga

Balikpapan - Akhirnya tiba momen yang ditunggu-tunggu masyarakat Paser terhadap peluncuran film The Hijrah yang merupakan karya anak-anak Paser berkolaborasi dengan talent-talent dari Balikpapan.Betapa tidak, momen Gala Premiere yang berlangsung di C...
Baca ....
Pemkab Paser Dukung Program NEK dan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

Pemkab Paser Dukung Program NEK dan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

Tana Paser - Pemerintah Kabupaten Paser mendukung penuh kebijakan NEK dalam mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) dan implementasi Program Forest Carbon Partnership Facilities Carbon Fund (FCPF), sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden 9...
Baca ....
Pererat Silaturahmi Bupati dan Wabup Open House pada Lebaran Pertama.

Pererat Silaturahmi Bupati dan Wabup Open House pada Lebaran Pertama.

TANA PASER - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, S.Sos akan melakukan open House pada  Lebaran pertama atau Hari Raya  Pertama Idul Fitri, tepatnya pada 1 Syawal 1446 Hijriah atau pada 31 Maret 2025. Untuk Open Hou...
Baca ....
Bupati Terima Kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltim

Bupati Terima Kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltim

TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Mulyadin, di ruang transit Kantor Bupati Paser, Selasa (9/9/2025).Kunjungan ini bertujuan untuk mempere...
Baca ....