Pemerintahan

Cegah Jatuh Korban, Bupati Instruksikan Pasang Tanda Peringatan

Cegah Jatuh Korban, Bupati Instruksikan Pasang Tanda Peringatan
Cegah Jatuh Korban, Bupati Instruksikan Pasang Tanda Peringatan
TANA PASER – Nyawa warga di beberapa Kecamatan di Kabupaten Paser kini menjadi prioritas utama setelah rentetan serangan buaya yang kembali marak terjadi. Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Forkopimda di Pendopo Kabupaten Paser, Lou Bepekat. Rabu, (11/03/2026).
Bupati Fahmi juga sangat prihatin atas kejadian serangan buaya ke warga yang marak terjadi beberapa waktu lalu. Berdasarkan data BPBD, sejak tahun 2024 hingga akhir 2026, tercatat lima warga telah menjadi korban keganasan buaya, mulai dari kejadian di Desa Pondong Baru, Pulau Rantau, Desa Tebru Paser Damai, Desa Sebakung Taka, hingga yang terbaru di Desa Kerang pada Desember 2025. 

Menanggapi situasi yang disebut sebagai permasalahan baru ini, Bupati Fahmi langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada perangkat daerah terkait. 
Beliau memerintahkan pemasangan tanda peringatan di seluruh titik yang pernah menjadi lokasi penyerangan buaya, "kita tidak boleh kalah oleh predator. Saya minta tanda peringatan dipasang dan warga diedukasi secara agar tidak ada lagi korban jiwa," kata Bupati.
 Perangkat daerah diminta bergerak cepat menyisir perairan di Kecamatan Batu Engau, Kecamatan Long Kali, dan di sekitaran Sungai Kandilo. Tim teknis diperintahkan memetakan zona bahaya yang menjadi habitat predator sebelum jatuh korban berikutnya.

Kemudian, Bupati Fahmi memerintahkan pemasangan papan peringatan di seluruh titik lokasi penyerangan dan area yang terindikasi rawan dan terakhir Sosialisasi mengenai jam rawan serangan dan larangan beraktivitas sendirian di sungai terus digalakkan, "Kita tidak boleh kalah oleh predator. Saya minta tanda peringatan dipasang dan warga diedukasi secara masif agar tidak ada lagi korban jiwa," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Paser mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak sendiri jika melihat keberadaan buaya di sekitar pemukiman. Warga diminta segera melapor kepada Ketua RT, Kantor Desa, atau menghubungi layanan darurat Paser Siaga Call Center 112. Langkah cepat ini diambil untuk mengembalikan rasa aman warga, mengingat sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru menjadi ancaman bagi keselamatan jiwa . (Prokopim)

Berita Lainnya

Majukan Perpustakaan, Bupati Fahmi Ikuti Audiensi Perpusnas RI

Majukan Perpustakaan, Bupati Fahmi Ikuti Audiensi Perpusnas RI

JAKARTA- Bupati Paser dr Fahmi Fadli menghadiri audiensi dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Prof H. Muhammad Syarif Bando.Audiensi untuk majukan program-program keperpustakaan yang sejalan visi misi Paser MAS (Maju,...
Baca ....
Bupati Hadir Pada Pelantikan dan Muskercab I PCNU

Bupati Hadir Pada Pelantikan dan Muskercab I PCNU

TANA PASER— Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menghadiri pelantikan dan Musyawarah Kinerja Cabang I, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Paser masa khidmat 2025–2030 yang berlangsung di Pendopo Lou Bepekat, Minggu (27/07/2025).Dalam sambutann...
Baca ....
Bupati Resmikan MPP Bertepatan Dengan Hari Jadi Ke 66 Paser

Bupati Resmikan MPP Bertepatan Dengan Hari Jadi Ke 66 Paser

TANA PASER – Bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Paser ke-66, Pemerintah Kabupaten Paser secara resmi meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Peresmian...
Baca ....
Paulus Ajak Pegawai Bijak Sikapi Kenaikan Harga

Paulus Ajak Pegawai Bijak Sikapi Kenaikan Harga

Tana Paser - Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Paser Paulus Margita mengajak seluruh pegawai di lingkungan Setda agar bersikap bijak dalam menghadapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada kenaikan h...
Baca ....