KUARO – “Ditengah-tengah penyesuaian TKD Tahun 2026, kebijakan Pemerintah Kabupaten Paser, Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal ( SPM) menjadi skala prioritas utama,” kata Bupati Fahmi. Haltersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutannya pada saat mendampingi Tim Sekretariat Bersama Ditjen Bina Bangda Kemendagri ketika melakukan Monitoring dan Evaluasi ( Monev) Terpadu di Puskesmas Kuaro, Jumat (5/12/25).

Selain itu Bupati menambahkan pemenuhan SPM merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Paser,” Inilah bentuk komitmen kami untuk memastikan anak-anak harus sekolah, ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, balita, usia pendidikan dasar, usia produktif, usia lanjut, penderita hipertensi, penderita diabet, ODGJ, orang terduga TBC wajib mendapat pelayanan kesehatan. Begitu juga terpenuhinya kebutuhan air minum seharihari, sanitasi warga baik, penyedian rumah bagi korban bencana, terciptanya ketentraman dan ketertiban di masyarakat, terlaksananya pencegahan, penyelamatan dan evakuasi korban bencana dan kebakaran, serta terlantar, gelandangan, pengemis, dan jaminan sosial bagi korban bencana,” kata Bupati.
Melalui sambutannya ia menjelaskan penerapan SPM telah ditetapkan dalam peraturan Bupati, “kesemua ini kami tuangkan dalam Rencana Aksi Daerah Penerapan SPM yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Paser Nomor 17 Tahun 2025 Tentang Rencana Aksi Penerapan Standar Pelayanan Minimal Kabupaten Paser Tahun 2025 – 2029,”terangnya.

Pada saat yang sama Bupati juga mengatakan memberikan pelayanan terbaik adalah niat tulus untuk membantu.”Pelayanan minimal bukan sekedar standar, tetapi komitmen untuk memberi yang terbaik dengan sumber daya yang ada. Memberikan pelayanan terbaik bukan soal kemampuan besar, tetapi tentang niat tulus untuk membantu,”tandasnya.

Diakhir sambutan Bupati memohon kepada kepada Tim Sekber Penerapan SPM Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri untuk dapat memberikan masukan perbaikan terhadap pelaksanaan penerapan SPM di Kabupaten Paser. “Dan Kami juga berharap, bimbingan ini tetap terus berlanjut agar Kami dapat terus meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua,”pungkasnya.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan pemaparan SPM Kesehatan di Kabupaten Paser secara umum beserta inovasinya, pemaparan SPM Puskesmas Kuaro beserta inovasinya dan visitasi Puskesmas Kuaro.

Hadir pada acara Monitoring dan Evaluasi terpadu di Puskesmas yaitu
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Drs. Katsul
Wijaya, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Romif Erwinadi, M.Si, Asisten
Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan,
Amri Yuliardi, S.STP, M.Si, para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Kuaro Fonandar Astaman, Kabag Tata
Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser Parmadi Bayuaji, S.Sos, M.Si,
Kabag Prokopim Abdul Kadir Sambolangi, S.S, M.A., dan tamu undangan lainnya. Hadir pula Sekretaris Direktorat Jenderal Bina
Pembangunan Daerah Kemendagri, Bapak Drs. Maddaremmeng, M.Si Sedangkan dari Tim
Monev Terpadu Penerapan SPM Sekretariat Bersama, Direktorat Jenderal Bina
Pembangunan Daerah Kemendagri terdiri dari Perencana Muda Bangda, Benjamin
Sibarani, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendikdasmen, Felix, Analis Kebijakan
Madya Kemenkes, Sri Hasti, Perencana Muda Bappenas, Fitria Nur. (Prokopim)