Bupati: Pendidikan yang Kami Lakukan Utamakan Program Turunkan Angka Putus Sekolah
Administrator
Sabtu, 06 Desember 2025 00:51:27
 230 kali
Bupati: Pendidikan yang Kami Lakukan Utamakan Program Turunkan Angka Putus Sekolah
TANA PASER– Pemerintah Kabupaten Paser menunjukkan komitmen kuatnya dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan dengan menerima kunjungan tim Sekretariat Bersama (Sekber) SPM dari Jakarta. Kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tanah Grogot. Jumat, (05/12/2025).
Tim Sekber SPM dari Pusat dipimpin langsung oleh Benjamin Sibarani, S.T., M.M, yang berfokus pada penilaian implementasi pelayanan dasar pendidikan di daerah. Rombongan ini disambut langsung oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kegiatan utama dalam Monev di SMPN 5 ini adalah pemaparan menyeluruh mengenai kondisi pendidikan di Kabupaten Paser oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Paser, Bapak M. Yunus Syam. Paparan ini mencakup data capaian SPM, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang sedang dan akan dilaksanakan, "Kabupaten Paser terus berupaya mencapai target SPM 100% untuk pendidikan dasar. Tantangan terbesar kami adalah pemerataan kualitas guru dan ketersediaan sarana-prasarana yang memadai, terutama untuk sekolah yang berada di wilayah terpencil," jelas Bapak M. Yunus Syam.
"Kami telah menjalankan berbagai program Merdeka Belajar dan pengembangan profesional guru untuk mengatasi disparitas mutu ini." terangnya
Benjamin Sibarani dari Tim Sekber SPM mengapresiasi keterbukaan data dan upaya progresif yang telah dilakukan Pemkab Paser. Beliau menekankan bahwa SPM bukan hanya tentang pemenuhan kuantitas, tetapi juga kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat., "Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan teknis dan memastikan bahwa alokasi anggaran daerah untuk pendidikan benar-benar berdampak pada peningkatan mutu. Data dari Kadisdikbud menjadi modal penting bagi kami untuk memberikan rekomendasi yang konstruktif kepada Pemerintah Pusat," ujar Benjamin Sibarani.
Sementara itu, Bupati Fahmi menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang. Beliau memberikan arahan agar seluruh jajaran Disdikbud menjadikan hasil Monev ini sebagai acuan perbaikan berkelanjutan, "Pendidikan yang kami lakukan mengutamakan program-program yang secara langsung dapat meningkatkan kompetensi lulusan dan menurunkan angka putus sekolah," ujar Bupati sebagai closing statement.
Sebelumnya, tim SPM pusat ini telah melakukan monev di Puskesmas Kuaro.(Prokopim)
Tana Paser - Saat
ini ketercapaian vaksin Covid-19 di Kabupaten Paser masih berkisar pada angka
40 persen. Angka ini masih tergolong rendah sehingga Pemkab Paser melalui Wakil Bupati Hj Syarifah
Masitah Assegaf SH angkat bicara.Menurut Wabup,
Pem...
Tana Paser – Pemerintah Kabupaten Paser membagikan sapi ke masing-masing kecamatan untuk disembelih bersama dengan hewan qurban pada hari raya idul adha 10 Zulhijjah 1443 H. Masing-masing kecamatan memperoleh 1 ekor dan diserahkan kepada pengurus mas...
"Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan K3 di setiap kesempatan,", kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Ir.Madju P...
BALIKPAPAN - Bupati Paser dr. Fahmi fadli menghadiri Pemaparan Lomba Desa/Kampung Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Blue Sky Balikpa...