Bupati Ingin Penyebab Kebakaran Hutan Dilakukan Investigasi
Administrator
Senin, 07 September 2026 06:52:53
 32 kali
Bupati Ingin Penyebab Kebakaran Hutan Dilakukan Investigasi
TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli meminta setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Paser tidak hanya ditangani melalui pemadaman, tetapi juga ditindaklanjuti dengan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Hal tersebut disampaikan Bupati Paser saat menerima audiensi Tim Penyuluh dan Pengawas Bencana Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Brigjen TNI Joko Steyo Putro, Staf Khusus Kasad, di Ruang VIP Kantor Bupati Paser, Senin (7/9/2026).
dr. Fahmi Fadli mengatakan, Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen memberikan respons cepat setiap kali menerima laporan kebakaran. Namun, menurutnya, setiap kejadian perlu ditelusuri agar penyebab munculnya titik api dapat diketahui secara jelas.
“Kalau ada laporan kebakaran, tugas kami adalah memberikan respons cepat. Tetapi saya juga mohon penyebab kebakaran ini dilakukan investigasi. Karena rasanya aneh apabila muncul api di tengah-tengah hutan,” ujar Bupati Fahmi.
Ia juga menyoroti adanya titik api yang terdeteksi melalui satelit. Menurutnya, informasi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya serta mengetahui sumber dan penyebab kebakaran.
Selain upaya pemadaman dan investigasi, Bupati Paser menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
“Saya juga mengharapkan adanya tindakan tegas untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pembakaran lahan. Undang-undang terkait pembakaran lahan juga sudah disosialisasikan,” tegasnya.
Menurut Bupati Paser, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga TNI, Polri serta masyarakat. Koordinasi dan pengawasan di lapangan dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan memastikan setiap laporan sesuai dengan kondisi faktual.
Ia juga menyebutkan adanya laporan kejadian kebakaran yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena itu, verifikasi dan investigasi menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla.
“Karena ada beberapa laporan kebakaran hutan dan lahan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan, tentunya ini menjadi masukan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan koordinasi,” katanya.
Bupati berharap langkah penanganan yang cepat, disertai investigasi dan penegakan hukum, dapat mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan secara berulang serta memberikan efek jera kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.(Prokopim)
Balikpapan – Dalam upaya menghadirkan layanan komunikasi yang optimal kepada masyarakat Paser, Pemkab Paser kembali melakukan penjajakan awal untuk kerja sama dengan salah satu anak perusahaan PLN, yaitu Icon+, yang salah satu wilayah kerjanya adalah...
Balikpapan - Bupati Paser dr Fahmi Fahmi bersama Ketua DPRD Hendra Wahyudi ST menyambut kedatangan tokoh nasional di ruang VIP Bandar Udara SAMS Balikpapan, Rabu, (20/4).Kedua tokoh tersebut adalah Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dan Menteri Ten...
Tana Paser – Pemerintah Kabupaten Paser melalui sejumlah pejabat dan pimpinan Perangkat Daerah melakukan koordinasi ke Pertamina Balikpapan, Selasa (17/1). Rombongan dari Pemkab Paser ini dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana.Adap...
TANA PASER - Pemerintah Pusat meluncurkan program cek kesehatan gratis yang dimulai pada Bulan Februari 2025 dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya kesehatan. Di Kabupaten Paser kegiatan tersebut dipusatkan di Puskesmas Desa...