Bupati Apresiasi Kontribusi Rehabilitasi Mangrove Dalam 3 Tahun Terakhir
Administrator
Rabu, 12 November 2025 17:26:39
 263 kali
Bupati Apresiasi Kontribusi Rehabilitasi Mangrove Dalam 3 Tahun Terakhir
TANA PASER – PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) secara resmi menutup pelaksanaan program Indika Energy Mangrove Program In Action (IMPACT) di Desa Tajur, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Rabu, (12/11/2025).
Program yang diinisiasi sejak tahun 2023 ini berhasil menuntaskan target rehabilitasi ekosistem mangrove seluas 250 hektar, dengan total penanaman 324.200 bibit mangrove.
Menyikapi keberhasilan program selama tiga tahun ini, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, menyampaikan apresiasi dan menyoroti dampak positif program terhadap kemandirian masyarakat lokal dan sinergi pemerintah daerah.
Beliau menegaskan, "Kami, Pemerintah Daerah, sangat mengapresiasi sinergi yang luar biasa antara Indika Energy dan seluruh elemen masyarakat Paser. Rehabilitasi mangrove ini bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," ungkapnya.
Program IMPACT merupakan kolaborasi antara Indika Energy dengan Pemerintah Kabupaten Paser dan kelompok masyarakat penggerak. Fokus program ini mencakup restorasi ekosistem, peningkatan serapan karbon, dan perlindungan keanekaragaman hayati di sembilan desa di Kabupaten Paser, yakni Desa Tajur, Baijaya, Riwang, Langgai, Seniung Jaya, Suliliran Baru, Laburan, Sungai Langir, dan Lori.
Selain keberhasilan kuantitas, program ini juga ditandai dengan ditemukannya kembali fauna endemik seperti kera ekor panjang, bekantan, belangkas, dan berbagai jenis burung. Melimpahnya sumber daya perikanan seperti udang, kepiting, dan kerang, menjadi indikator keseimbangan ekosistem mangrove yang masih cukup baik.
Bupati Fahmi juga menekankan bahwa Program IMPACT telah memberikan manfaat ekologis dan sosial ekonomi bagi masyarakat Paser. Lebih lanjut, program ini telah memberdayakan kelompok masyarakat penggerak untuk mengelola dan memonitor hutan mangrove secara mandiri, sehingga menjamin keberlanjutan manfaat konservasi bagi daerah.
Di sisi perusahaan, Azis Armand, Direktur Utama Indika Energy, menyatakan bahwa, "pencapaian 100% target ini adalah pondasi bagi paru-paru biru yang akan berfungsi sebagai penyerap karbon dan benteng alami yang melindungi garis pantai Paser dari abrasi dan intrusi air laut untuk generasi mendatang," terangnya.
Keberhasilan penanaman berbasis komunitas ini telah mentransformasi masyarakat lokal dari penerima manfaat menjadi agen konservasi mandiri, sekaligus menjamin keberlanjutan manfaat ekologis dan ekonomis bagi wilayah Paser.
Acara penutupan ini dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris Indika Energy, Direktur Utama anak perusahaan, serta jajaran Forkopimda, Camat, Kepala Desa dari 9 desa penerima manfaat, dan kelompok masyarakat penggerak IMPACT. (Prokopim)
Yogyakarta- Disela kegiatan Perjanjian Kerjasama di UGM Fakultas Hukum kepada team Humas Paser Wabup Masitah juga mengatakan maksud penandatanganan ini juga untuk mendapatkan legal opinion atau pendapat hukum secara khusus untuk SMKN 3 Tanah Grogo...
TANA PASER- Warga Kabupaten Paser patut berbangga, ternyata Kabupaten Paser menjadi daerah percontohan di Indonesia dalam program kurikulum merdeka tahun 2022.“Dari 61 daerah percontohan penerapan kurikulum merdeka pada 2022 ini, Kabupaten Paser term...
Tana Paser - Pencatutan nama pejabat Pemerintah Kabupaten Paser kembali terjadi. Kali ini nama Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf dan Sekda Katsul Wijaya yang digunakan.Pelaku menggunakan nama Wakil Bupati dengan nomor 089630362750, dan menggun...
TANA PASER – Dalam rangka memastikan kelancaran Launching Koperasi Desa Merah Putih secara serentak tanggal 21 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Paser melakukan Zoom Meeting di ruang Rapat Sadurengas, Sabtu (19/7/2025). Sebagaimana diketahui Koperasi...