Berita Kaltim

ASN Belum Vaksin Bakal Kena Sanksi, Camat Ditargetkan 16 Hari & Layanan Administrasi Harus Bukti Vaksin

ASN Belum Vaksin Bakal Kena Sanksi, Camat Ditargetkan 16 Hari & Layanan Administrasi Harus Bukti Vaksin
ASN Belum Vaksin Bakal Kena Sanksi, Camat Ditargetkan 16 Hari & Layanan Administrasi Harus Bukti Vaksin


TANA PASER- Bupati Paser dr Fahmi Fadli menegaskan,  ASN sebagai panutan semestinya memberikan contoh kepada masyarakat dengan mengikuti program vaksinasi.

"Memang benar sebagian ASN yang sudah divaksin, tetapi ada lagi yang belum divaksin, jadi menurut saya ini harus wajib vaksin karena ASN   adalah panutan dan contoh program pemerintah," ucap Bupati.

Karena itu,  ASN yang  menerima tunjangan, maka harus ada bukti pernah mengikuti vaksinasi. Selain itu, kata dia, honorer atau PTT pun juga harus wajib mengikuti vaksinasi.

“Untuk absensi online, saya minta mulai awal bulan Januari dikembalikan  sesuai ketentuan 100 meter. Kalau perlu diberlakukan absen manual, tidak ada lagi ASN atau PTT yang kerja dari rumah,” tegas Bupati.

Terkait target vaksinasi 70 persen yang harus terealisasi akhir Desember, Bupati Fahmi mengaku jumlah vaksinasi baru mencapai 60 persen lebih. Artinya kata Bupati masih kurang 11 ribu.

“Untuk mencapai itu semua, setiap Camat harus target  1600 orang. Kalau dibagi perdesa hanya kisaran 100 lebih,  dan ini  harus diselesaikan dalam jangka waktu 16 hari,” tegas Fahmi.

Selain itu agar vaksinasi  tercapai, Bupati Fahmi meminta seluruh kegiatan pengurusan administrasi masyarakat  harus punya syarat wajib vaksin, kalau ada warga yang belum vaksinasi dengan tidak bisa menunjukkan bukti, maka harus vaksin dulu ke puskesmas. 

“Begitupun para warga yang ingin melakukan pengurusan  nikah. Saya sudah bertemu Kepala Kementerian Agama, harus  sudah vaksin. Kalau belum vaksin, lakukan vaksin dulu ke    Puskesmas,” kata Bupati.

Lalu Bupati Fahmi meminta Kadis Kesehatan  selalu koordinasi ke satgas covid provinsi maulun pusat untuk mensingronkan data.

“Kalau dihitung, capaian  kita mungkin sudah dekat, selalu koordinasi,” pinta Bupati.

Terkait masukan Kadis Kominfo perlunya peduli lindung didaerah, bupati meminta segara dilakukan koordinasi di pusat, karena Penggunaan aplikasi Peduli Lindungi tersebut sebagaimana  diamanatkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2021 dan Surat Edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor 39 tahun 2021 berkaitan pengguna kode QR dengan status vaksinasi maupun pemeriksaan Covid-19. 

“Harus menjadi contoh adalah  seluruh aparatur sipil negara, harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi sehingga ketika kebijakan ini mulai diterapkan, seluruh ASN sudah bisa menggunakannya. (humas) 

Berita Lainnya

Bupati Paser Resmikan Wisata Terpadu Sungai Tuak, Minta Pengelola, Pemilik Kios dan Pengunjung Jaga Kebersihan

Bupati Paser Resmikan Wisata Terpadu Sungai Tuak, Minta Pengelola, Pemilik Kios dan Pengunjung Jaga Kebersihan

Tana Paser - Satu lagi ikon baru di Paser diresmikan Bupati Paser dr Fahmi Fadli, yaitu Wisata Terpadu Sungai Tuak, selasa (21/3/23).Wisata terpadu dimaksud adalah wisata kuliner dengan 60 kontainer yang dilengkapi dengan panggung hiburan. Kedepannya...
Baca ....
 Asisten Pemkes  Ajak Semua Elemen Masyarakat Untuk Berdonor Darah

Asisten Pemkes Ajak Semua Elemen Masyarakat Untuk Berdonor Darah

 TANA PASER – “Mari bersama-sama kita galakkan semangat kemanusiaan untuk berdonor darah di seluruh elemen masyarakat,” Kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Romif Erwinadi, M.Si. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemkes saat membacakan sambutan...
Baca ....
Pastikan Pengerjaan Berjalan Baik, Bupati Tinjau Langsung Peningkatan Infrastruktur Jalan Muara Pasir Menuju Harapan Baru

Pastikan Pengerjaan Berjalan Baik, Bupati Tinjau Langsung Peningkatan Infrastruktur Jalan Muara Pasir Menuju Harapan Baru

TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus melakukan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Seperti yang saat ini tengah proses pengerjaan yaitu Jalan Muara Pasir Kecamatan Tanah Grogot menuju Desa Harapan Baru (Air Mati) Ke...
Baca ....
Pemkab Paser  Gelar Rakor Pokja  Pengarusutamaan Gender

Pemkab Paser Gelar Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor ) Kelompok Kerja ( Pokja ) Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gen...
Baca ....