Pembangunan

Pentingnya RDTR Untuk Kepastian Pemanfaatan Ruang dan Dukung Investasi Pembangunan Terarah

Pentingnya RDTR Untuk Kepastian Pemanfaatan Ruang dan Dukung Investasi Pembangunan Terarah
Pentingnya RDTR Untuk Kepastian Pemanfaatan Ruang dan Dukung Investasi Pembangunan Terarah
TANA PASER – Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, S.Sos. Mewakili Bupati , menghadiri sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RDTR Wilayah Perencanaan (WP) Paser Belengkong dan Long Kali,di Meeting Room Hotel Kriyad Sadurengas, Kamis (1/10/2026).

Wabup Ikhwan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas bantuan teknis penyusunan RDTR melalui skema ABT  BA BUN ( Anggaran Belanja Tambahan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, RDTR penting untuk memberikan kepastian pemanfaatan ruang sekaligus mendukung investasi dan pembangunan yang terarah.

Wabup menjelaskan, berdasarkan RTRW Kabupaten Paser Tahun 2015–2035, Paser Belengkong memiliki peran sebagai pusat pelayanan kawasan dengan fungsi pemerintahan, pelayanan sosial-ekonomi, perdagangan dan jasa, permukiman, serta produksi dan pemasaran sumber daya alam hasil laut. Sementara Long Kali ditetapkan sebagai pusat kegiatan lokal dengan fungsi pemerintahan, pelayanan sosial-ekonomi, perdagangan dan jasa, permukiman, serta produksi dan pemasaran hasil sumber daya alam.

“Dua wilayah ini akan menjadi fokus penataan, termasuk pusat pemerintahan dan kawasan ekonomi. Melalui forum ini kita meminta masukan dari stakeholder, masyarakat, OPD terkait dan kepala desa agar RDTR  yang disusun nantinya benar-benar sesuai dengan harapan dan kebutuhan pembangunan ke depan,” ujar Wabup Ikhwan.
Ia menjelaskan, Long Kali dan Paser Belengkong merupakan dua wilayah yang saat ini mendapatkan bantuan teknis penyusunan RDTR dari Kementerian ATR/BPN. Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen mengawal setiap tahapan penyusunannya.

“Ke depan tentunya akan ada beberapa wilayah strategis lainnya yang kita masukkan dalam RDTR, seperti Kuaro, Muara Komam di kawasan perbatasan, serta Batu Engau,” tambahnya.
Wabup berharap FGD dan konsultasi publik menghasilkan masukan yang komprehensif sehingga RDTR dapat menjadi instrumen pembangunan yang memberikan kepastian ruang dan menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Paser.(Prokopim)

Berita Lainnya

Bupati Jajal Kemampuan Atlit Tenis Meja & Janji Berikan Bonus

Bupati Jajal Kemampuan Atlit Tenis Meja & Janji Berikan Bonus

TANA PASER- Ada pemandangan menarik dalam ajang turnamen tenis meja antara OPD, BUMD dan BUMN dalam rangka memeriahkan Hut RI ke 77 yang digelar Komplek Perkantoran, Selasa (9/08/2022) sore.Tak lain adalah saat Bupati Paser dr Fahmi Fadli melakukan p...
Baca ....
Peringatan Hari Pahlawan  Dilakukan Dengan Khidmat

Peringatan Hari Pahlawan Dilakukan Dengan Khidmat

TANA PASER - Peringatan Hari Pahlawan KE-78 dilakukan dengan khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara Seketaris Daerah Drs. Katsul Wijaya, M.Si mewakili Bupati Paser. Upacara dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Paser, Jl. Noto Sunardi Tana Pase...
Baca ....
Persiapan Jelang Pilkada 2024 Satpol PP Ikuti Bimtek

Persiapan Jelang Pilkada 2024 Satpol PP Ikuti Bimtek

JAKARTA - Dalam rangka persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024,Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Paser mengikuti Bimbingan Teknis ( Bimtek ) guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia satuan tugas perlindungan masyarakat,yang diselenggarakan ol...
Baca ....
Pemkab Paser Ikuti Rapat Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Serentak Secara Zoom

Pemkab Paser Ikuti Rapat Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Serentak Secara Zoom

TANA PASER –  Pemerintah Kabupaten Paser melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Ir. H Romif Erwinadi, M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Paser H. Hendra Wahyudi ,S.T mengikuti rapat persiapan Pelantikan Gubernur - Wakil Gubernur, Bupati -...
Baca ....