Pembangunan

Bupati Lakukan Pertemuan Dengan Kepala BKSDA Bahas Implementasi PKS Antara Pemkab Paser Dengan BKSDA Kaltim

Bupati Lakukan Pertemuan Dengan Kepala BKSDA Bahas Implementasi PKS Antara Pemkab Paser Dengan BKSDA Kaltim
Bupati Lakukan Pertemuan Dengan Kepala BKSDA Bahas Implementasi PKS Antara Pemkab Paser Dengan BKSDA Kaltim

BALIKPAPAN – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melakukan konsultasi lanjutan bersama Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto, S.Hut., M.Sc, terkait implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dengan BKSDA Kaltim. Pertemuan berlangsung di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, pada Senin (14/07/2025).

PKS ini menyangkut pembangunan strategis di kawasan konservasi, khususnya Cagar Alam Teluk Adang dan Teluk Apar, dalam konteks pengembangan sistem transportasi terbatas untuk mendukung infrastruktur dan ketahanan pangan.


“Ini pertemuan penting yang harus segera ditindaklanjuti, karena menyangkut kebutuhan masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional. Ketahanan pangan juga erat kaitannya dengan pembangunan infrastruktur, jaringan komunikasi, dan akses air bersih hingga ke desa-desa. Kami siap memenuhi seluruh persyaratan, termasuk kajian teknis dan peninjauan lapangan,” tegas Bupati Fahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi juga menyerahkan Laporan Pelaksanaan Addendum Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2024 dan RKT Tahun 2025 kepada Kepala BKSDA Kaltim.

Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Paser yang telah menyampaikan laporan secara tepat waktu. “Ini menjadi catatan penting karena tidak semua daerah menjalankan kerja sama sebaik ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses administrasi dan mekanisme akan dipenuhi bersama demi kelancaran realisasi pembangunan. “Karena di sana ada masyarakat, semua pasti bisa jika kita penuhi mekanismenya bersama-sama,” jelas Ari.


Senada, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTR) Kabupaten Paser, Asnawi, menyatakan bahwa secara regulasi, addendum bisa dilakukan tanpa PKS baru. Delapan ruas jalan baru yang akan ditambahkan cukup dimasukkan dalam PKS yang sudah ada.

Rangkaian konsultasi ini akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan terhadap beberapa ruas jalan calon pengembangan, sebagai bagian dari langkah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah konservasi.

Turut hadir mendampingi Bupati Paser, Sekda Drs. Katsul Wijaya, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas PUTR Asnawi, S.T., M.Si, serta Kepala Bagian SDA Khozinatul Asror, S.Sos., M.Si. (Prokopim)

Berita Lainnya

Bupati Ingatkan Tim Yustisi Bersikap Humanis & Tidak Ada Lagi Denda Bagi Masyarakat yang Tidak Memakai Masker

Bupati Ingatkan Tim Yustisi Bersikap Humanis & Tidak Ada Lagi Denda Bagi Masyarakat yang Tidak Memakai Masker

TANA PASER- Bupati Paser dr Fahmi Fadli meminta kepala Tim Operasi Yustisi Covid -19 untuk tetap bersikap humanis, ramah dan santun kepada masyarakat, namun tetap tegas karena masih menghadapi pandemi Covid-19."Kita harus selalu waspada dan jangan sa...
Baca ....
Wakil Bupati Launching 3 Kebijakan Proper Pejabat Eselon 2

Wakil Bupati Launching 3 Kebijakan Proper Pejabat Eselon 2

Tana Paser - Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf SH melakukan peluncuran atau launching 3 kebijakan di Pendopo, Selasa (31/5). Ketiga kebijakan ini merupakan proyek perubahan atau proper 3 pejabat eselon 2 yang sedang mengikuti Diklat PIM...
Baca ....
15 Tahun Penantian Jembatan Sungai Sangar

15 Tahun Penantian Jembatan Sungai Sangar

HTANA PASER - Antusiasme masyarakat Desa Muara Lambakan dan Desa Perkuwen atas dimulainya pembangunan Jembatan Sungai Sangar sangat tinggi.  Pasalnya jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk mobilitas sehari-hari. mereka pun ber...
Baca ....
Budaya Merupakan Identitas dan Jati Diri Suatu Bangsa

Budaya Merupakan Identitas dan Jati Diri Suatu Bangsa

TANA PASER – “Budaya merupakan identitas dan jati diri suatu bangsa yang dapat membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya,” kata Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat( Kesra)  Afra Nahetha, S.T, M.M, ketika membuka Lokakarya Lembaga ...
Baca ....